Bukittinggi, KABA12.com — Walikota Bukittinggi menyerahkan Reward Adipura dan Baju Lapangan kepada petugas DLH Bukittinggi di aula Dinas Lingkungan Hidup Bukittinggi, Jumat,(29/11).
Novrianto CH, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bukittinggi, menjelaskan, pemberian reward dalam rangka pencapaian penghargaan Adipura 2019. Tujuannya untuk memberikan motivasi kepada petugas lapangan yang telah berkontribusi besar meraih Piala Adipura di Bukittinggi.
“Total ada 246 orang yang akan menerima reward Adipura itu. Terdiri dari 225 orang petugas lapangan dinas lingkungan didup, 14 orang dari Dinas PUPR dan 7 orang dari Dinas Perkim. Masing-masing petugas akan menerima reward Rp 1 juta. Selain itu petugas juga menerima pupuk dan polibag untuk menanam sayur dirumah. Ini bukti besarnya perhatian Pemko Bukittinggi kepada petugas lapangan, agar petugas nyaman bekerja,” ujarnya.
Lebih lanjut Novrianto mengatakan, tahun depan juga akan diusahakan sarana yang dibutuhkan untuk penilaian adipura lebih awal.
“Terkait TPA Payakumbuh tidak memungkinkan lagi kita distribusikan sampah disana, maka harus dilakukan berbagai langkah antisipasi. Termasuk optimalisasi mesin pencacah di kelurahan. Jika dapat beroperasi maka dapat mengurangi sampah 5-6 ton perhari di tahun 2020. Jadi biaya operasional distribusi sampah ke Payakumbuh kita alihkan ke pemberdayaan sampah di kecamatan dan kelurahan,” ungkapnya.
Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengucapkan terima kasih kepada petugas lapangan yang telah berjuang keras agar Bukittinggi bersih dan nyaman bagi tamu.
“Kita sadari kemampuan kita terbatas, untuk pengadaan sarana dan prasarana yang memadai. Namun akan kita usahakan tiap tahun dianggarkan pengadaan truk untuk mengganti yang sudah tua. Tahun 2020 akan ditambah petugas lapangan 10 orang dengan seleksi ketat,” ungkap Ramlan.
Dalam kesempatan itu, Walikota juga mengimbau kepada masyarakat untuk dapat memilah sampah dari rumah tangga. Sehingga apa yang bisa diolah dari sampah dapat dijadikan sumber ekonomi.
“Kita berusaha mengurangi bobot sampah tahun pertahun. Apa langkah yang harus kita ambil, itu fokus pekerjaan kita kedepan. Baik sarana dan prasarana maupun petugasnya. Pemko Bukittinggi juga terbuka terhadap ide dan saran membangun terkait mengatasi persoalan sampah ini,” ulasnya.
(Ophik)
