Bukittinggi, KABA12.com — Hingga akhir Juni 2018, masih banyak pekerjaan pembangunan di kota Bukittinggi masih belum dilaksanakan. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran, karena dari akhir tahun 2017 lalu, banyak perencanaan pembangunan yang disusun oleh pemerintah kota dan harus dilaksanakan tahun ini.
Hal ini menjadi salah satu topik utama yang disampaikan Walikota saat gelar apel di halaman dinas PU, Senin (09/07). Apel juga dihadiri langsung Wakil Walikota, Sekda, Asisten II dan III dan sejumlah Kepala OPD.
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, kewajiban sebagai aparatur harus dilaksanakan sesuai aturan. Sejumlah pekerjaan memang sudah sepatutnya mulai dikerjakan. Perencanaan sudah disusun, tahapannya juga sudah dilakukan hingga proses tender.
“Ini yang ingin kita genjot secepat mungkin. Sekarang sudah masuk pertengahan tahun, beberapa proyek sudah kita tenderkan. Untuk itu, pekerjaannya memang harus dilaksanakan. Kita sampaikan kepada dinas terkait, sistem kerja jangan sampai terputus. Kita tidak ingin pekerjaan menumpuk di akhir tahun,” jelas Ramlan.
Lebih lanjut Walikota menjelaskan, untuk tahun ini terdapat sekitar 150 pekerjaan yang akan dikerjakan. 80 diantaranya sudah mulai dilaksanakan dan selebihnya masih dalam proses tender.
“Intinya bagaimana kita akan terus kawal agar pekerjaan ini segera dilaksanakan. Kita akui tahun ini memang banyak pekerjaan yang akan dilaksanakan. Untuk itu, akan terus kita pantau agar tidak menumouk di akhir tahun nanti,” ungkap Walikota didampingi Wakil Walikota, Irwandi.
Walikota bersama Wakil Walikota juga mengimbau kepada masyarakat ubtuk bersama-sama mengawal pelaksanaan pembangunan di kota Bukittinggi. Sehingga masyarakat mengetahui apapun pekerjaan pembangunan yang dilaksanakan pemko, untuk kemajuan kota kedepan.
(Ophik)
