Wacana Mutasi Awal Tahun Mulai Menyeruak di Pemko Bukittinggi

Bukittinggi, KABA12.com — Pemko Bukittinggi diwacanakan akan segera melaksanakan proses mutasi dalam waktu dekat.

Hal ini terkait dengan masih adanya beberapa jabatan eselon II yang masih kosong, karena pejabat sebelumnya juga telah dirotasi dan juga ada yang telah memasuki masa pensiun.

Hal ini semakin santer terdengar di kalangan pemerintah kota Bukittinggi, karena beberapa minggu sebelumnya, telah dilaksanakan proses lelang jabatan untuk eselon II.

Seperti, posisi kepala dinas kependudukan dan catatan sipil, kepala dinas Satpol PP dan kepala badan perencanaan, penelitian dan pembangunan (Bapelitbang), kepala dinas sosial.

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, membenarkan adanya rencana mutasi itu. Bahkan dalam apel gabungan yang digelar Kamis (02/01) pagi, walikota juga sempat menyebutkan bahwa pada tanggal 7 Januari mendatang, akan ada proses mutasi.

“Dalam waktu dekat dan direncanakan tanggal 7 Januari, akan kita laksanakan proses mutasi. Ini dilakukan sebagai percepatan untuk mengisi kekosongan jabatan eselon II. Karena ada yang pensiun dan juga ada beberapa yang telah mengisi jabatan lainnya,” ungkap Ramlan.

Wako menjelaskan, porses mutasi memang akan disegerakan, terkait tidak dibenarkannya proses pergeseran jabatan, enam bulan sebelum penetapan calon oleh KPU untuk Pilkada 2020 mendatang.

“Karena dalam aturannya, enam bulan sebelum penetapan calon untuk pilkada oleh KPU, tidak boleh ada proses mutasi ataupun rotasi. Jika tidak dilakukan dalam waktu dekat, tentu jabatan kepala dinas yang belum terisi, akan lama kosong. Itu sangat riskan, karena bisa saja program atau kegiatan yang telah direncanakan tidak dapat dijalankan, pelayanan kepada masyarakat juga terhambat,” ungkapnya.

Ramlan Nurmatias menegaskan, proses mutasi akan dilakukan secara profesional. “Tidak ada titipan titipan. Kita lakukan secara profesional. Calon yang akan mengisi jabatan, harus melalui proses lelang dan penilaian oleh baperjakat. Jika ada titipan, pesan sponsor ataupun langkah yang tidak dilalui secara profesional, tidak akan saya loloskan,” tegasnya.

(Ophik)

0Shares