Wabup Tanahdatar Himbau Warga Tanam Padi Serentak

Tanahdatar, KABA12.com — Wakil Bupati Tanahdatar mengimbau masyarakat petani padi untuk lakukan tanam padi serentak. Hal itu guna mengantisipasi tingginya tingkat kerugian petani lantaran hama tikus yang semakin mewabah.

“Ketika tanam dan panen padi tidak serentak, akan memberikan peluang tikus untuk stok makananan dan berkembang biak dengan baik, makanya kita lakukan tanam padi serentak sehingga tikus akan kelaparan, tertekan dan tidak bisa berkembang biak dengan baik, karena ketika tikus mempunyai stok makanan yang cukup ia akan cepat sekali berkembangbiak, 1 ekor induk tikus bisa melahirkan 80 ekor anak,” sebut Wabup saat menghadiri kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Tikus di persawahan Kelompok Tani (Keltan) Balairung Jorong Balaibatu Lima Kaum, Rabu (25/04).

Menurutnya, keberadaan tikus pada daerah persawahan dianggap sebagai hama yang akan merugikan petani karena seringkali menyebabkan kerusakan tanaman padi, mulai dari proses menyemai, semua siklus tumbuh hingga panen padi, hingga waktu penyimpanan di gudang. Karena itu perlu dilakukan tindakan pengendalian hama tikus dengan strategi yang benar dan efektif, sehingga kerugian atau gangguan terhadap tumbuhan petani dapat diminimalisir.

Zuldafri juga menghimbau kepada seluruh masyarakat dan anggota keltan untuk berkoordinasi dengan penyuluh pertanian. Karena penyuluh pertanian merupakan orang yang mengerti dan mempunyai ilmu dalam hal ini, “karena itu saya minta agar masyarakat petani kita untuk berkoordinasi maupun bertanya kepada penyuluh tentang langkah dan strategi dalam mengurangi ataupun menghilangkan hama tikus sehingga bisa meningkatkan hasil produksi padi,” ujarnya.

Sebelumnya, Camat Limakaum Afrizal menyampaikan, petani yang tergabung dalam Keltan Balairung dan Sawahkoto dibawah komando Amridal dan Sy. Dt. Marajo komit dalam laksanakan program pengendalian hama tikus.

“Pihak Kecamatan, Keltan bersama Wali Nagari komit untuk melakukan program pengendalian hama tikus dari beberapa waktu lalu, karena tikus merusak tanaman padi sehingga bisa menyebabkan gagal panen dan kerugian bagi petani,” katanya.

Sementara itu Ketua Keltan Balairung Amridal menyampaikan ungkapan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Wabup bersama jajaran untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi permasalahan hama tikus di lahan pertanian.

(Jaswit)

0Shares