Baso, kaba12.com — Usai cuti mengikuti kampanye Pilkada Sumbar sebagai calon wakil gubernur yang berpasangan dengan Nasrul Abit, Bupati Agam H.Indra Catri langsung melakukan aktivitas rutinnya melayani masyarakat
Seperti halnya Senin,(7/12), Bupati Agam, Indra Catri meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Jabal Nur, di Nagari Persiapan Koto Gadang, Koto Tinggi, Kecamatan Baso bersama kalangan ninik mamak, bundo kanduang, jajaran Kodim 0304 Agam, Polsek Baso, tokoh masyarakat Baso.

Peletakan batu pertama pembangunan masjid Jabbal Nur di wilayah Nagari Persiapan Koto Gadang, Koto Tinggi, Baso itu, diapresiasi bupati Agam itu, sebagai wujud semangat luar biasa dalam masyarakat dalam syiar agama Islam.
Disebutkan Indra Catri, masjid selain tempat beribadah juga dijadikan sebagai sarana pemersatu dan pusat aktivitas bagi masyarakat seperti, mengaji, bersilat, belajar pepatah petitih dan kegiatan lainnya untuk kemasylahatan umat.
Indra Catri berharap, pembangunan masjid megah itu, bisa segera rampung dan mendorong masyarakat untuk bersama mendorong, agar kegiatan ibadah dan aktivitas masyarakat lainnya bisa memanfaatkan masjid tersebut, “nan pantiang, bia rancak asa lai sudah, bialah sudah asa berasiah, bialah berasiah asa lai rami- ( yang penting, biar bagus asal siap, biar siap asal bersih dan biar bersih asal ramai jamaahnya-red),” himbau yang disambut hangat masyarakat.
Disisi lain, bupati Indra Catri mengingatkan jika masjid selesai, masyarakat harus segera membentuk pengurus masjid, karena harus ada yang akan mengurus masjid supaya tetap bersih dan memakmurkannya, kemudian harus ada imam dan jemaahnya. “Kalau tidak percuma kita bangun masjid yang bagus, jika pengurus, imam dan jemaah masjid tidak ada,” harapnya.
Sementara menurut ketua pembangunan masjid Jabbal Nur, Orma Onedi Dt Pangulu Basa menjelaskan, pembangunan masjid ini sudah lama dicita-citakan masyarakat, tapi baru sekarang bisa direalisasikan yang dibangun di atas tanah seluas 26 x 30 meter, wakaf dari tiga kaum yaitu suku Pisang, Caniago dan Sikumbang.

Dijelaskan, pembangunan masjid itu diperkirakan akan menelan dana Rp.2,1 miliar yang berasal dari dukungan masyarakat secara swadaya, baik di kampung maupun di rantau, “ kami berterima kasih atas besarnya dukungan bupati Agam Mamak Indra Catri Dt.Malako nan Putiah, masyarakat dan perantau termasuk jajaran Kodim 0304/Agam yang menurunkan personil TNI untuk membantu pembangunan pondasi masjid ini, “ ujarnya.
HARMEN
