Kaba Pemko Bukittinggi

41 Hotel dan 5 Restaurant di Bukittinggi Terima Hibah Kemenparekraf

Bukittinggi, KABA12.com — 41 hotel dan 5 restaurant serta rumah makan di Bukittinggi, menerima hibah dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Penyerahan dilaksanakan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi, di rumah dinas wali kota, Senin (07/12).

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Bukittinggi, Supadria, didampingi Sekretaris Disparpora, Nenta Oktavia dan Kabid Parekraf, Suzi Yanti, menjelaskan, bantuan hibah pariwisata 2020, menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap pelaku pariwisata, khususnya hotel, restaurant dan rumah makan, yang ikut terdampak pandemi covid-19. Untuk Indonesia, hanya 101 kabupaten kota yang mendapat bantuan ini.

“Dari 101 kabupaten kota itu, 2 dari Sumbar, yaitu Padang dan Bukittinggi. Khusus Bukittinggi, diberikan bantuan untuk 41 hotel dan 5 restaurant serta rumah makan. Penerima mendapat bantuan dengan jumlah yang berbeda yang telah dinilai secara profesional,” jelasnya.

Supadria melanjutkan, ada 5 kriteria daerah yang dapat bantuan hibah pariwisata 2020 ini. Pertama, PAD sektor pariwisata di atas 15 persen, kedua, memiliki 10 DPP, ketiga, memiliki 5 destinasi strategis pariwisata, keempat, memiliki branding dan kelima daerah yang masuk dalam 100 calender event Kementrian Pariwisata.

“Kita Bukittinggi masuk dalam kriteria pertama yaitu memiliki PAD sektor pariwisata di atas 15 persen. Alhamdulillah, kita dapat bantuan sebesar Rp 4,4 milyar lebih. 70 persen dari dana itu kita bagikan, sementara, 30 persennya dimanfaatkan oleh pemda untuk program CHSE,” ujarnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, dampak covid-19 dirasakan semua pihak. Bantuan ini menjadi bukti bahwa pemerintah peduli kepada seluruh pihak yang terdampak covid-19.

“Ini bukan masalah kita saja, namun masalah dunia. Kita berharap ini cepat selesai,” ujar Ramlan.

Pemko Bukittinggi dalam hal ini, hanya menyalurkan bantuan dari pemerintah pusat itu. Sehingga pelaku pariwisata dibidang hotel dan restaurant serta rumah makan, dapat terus berkembang kembali, sebagai sektor untuk mendukung pariwisata Bukittinggi.

“Kita harus tetap mempertahankan Bukittinggi menjadi kota pariwisata yang aman dan nyaman untuk dikunjungi. Ini tentu tak lepas dari dukungan para pelaku pariwisata Kota Bukittinggi sendiri,” jelasnya.

(Ophik)

0Shares
To Top