Batu Palano, kaba12 — Update informasi resmi terkait penangana pasca bencana erupsi Gunung Api Marapi di posko Batu Palano, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Selasa, (5/12) malam merilis hasil operasi yang digelar sepanjang Selasa ini, berhasil menemukan 18 pendaki dalam kondisi meninggal dunia, 15 orang diantaranya sudah dirujuk ke RSAM Bukittinggi untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Sumbar.
Sejauh ini, proses evakuasi yang melibatkan unsur tim gabungan SAR dari BPBD Agam,BPBD Bukittinggi, BPBD Sumbar, Polresta Bukittinggi, Polda Sumbar, Brimob, personil TNI, PMI, kelompok pecinta alam, KSB dan masyarakat, berupaya maksimal untuk melakukan pencarian seluruh pendaki yang terdata di manifest di dua posko pencarian yang dibuka.
Seperti dijelaskan H.Bambang Warsito, kepala BPBD Agam menjawab kaba12, Selasa, (5/12) malam, kondisi di kawasan Gunung Marapi, termasuk di posko Batu Palano dalam kondisi hujan lebat, sementara proses evakuasi para pendaki yang berhasil ditemukan masih terus berlanjut.

Dijelaskan, sesuai data yang ada, Selasa, (5/12) tim SAR Gabungan berhasil menemukan 18 orang pendaki, 15 orang diantaranya sudah dibawa menggunakan armada ambulance ke RSAM Bukititnggi untuk proses identifitasi oleh tim DVI Polda Sumbar, sementara 3 pendaki lainnya sesuai informasi awal saat ini dalam proses evakuasi, “mudah-mudahan, informasi awal yang diperoleh di posko, konkrit dan seluruhnya bisa dievakuasi, “sebutnya.
Ditegaskan Bambang Warsito, dalam kapasitasnya pernyataan resmi terkait kondisi, sudah hasil keputusan tim SAR Gabungan,siaran resmi pada Pers dan masyarakat akan disampaikan oleh Kepala Basarnas Kota Padang, terutama berkaitan dengan detail kondisi,data resmi dan hal lain yang berkaitan dengan proses evakuasi dan penanganan.

Namun dijelaskan Bambang Warsito, sesuai data resmi , tim SAR Gabungan membuka 2 posko pencarian para pendaki pasca erupsi Gunung Api Marapi, Minggu,(3/12) siang, masing-masing posko Koto Baru dengan data 21 orang pendaki yang seluruhnya sudah ditemukan dalam selamat dan di Posko Batu Palano dengan data pendaki sebanyak 54 orang, yang update kondisinya masih menunggu konfirmasi resmi, termasuk kondisi 18 pendaki yang ditemukan, 15 sudah dievakuasi.
Disebutkan Bambang Warsito, proses evakuasi dan pencarian masih akan terus berlanjut sampai seluruh pendaki yang terdata ditemukan, termasuk laporan lain yang masuk ke posko penanganan pasca bencana erupsi Gunung Marapi.
“ Siaran resmi terkait perkembangan proses evakuasi dan penanganan pasca bencana erupsi Gunung Api Marapi akan disampaikan Kepala Basarnas, “ tegas Kepala BPBD Agam itu lagi.
HARMEN
