Update Donasi Bencana Alam di Agam Capai Rp.913 Juta

Lubukbasung,kaba12 — Kepedulian terhadap korban terdampak bencana hidrometeorologi 2025 di Kabupaten Agam terus meningkat. Selain berbagai bentuk dukungan dan pasokan bantuan dari berbagai elemen yang ada di Kabupaten Agam, bahkan di Sumatera Barat, termasuk kalangan perantau serta berbagai pemerintah daerah di Indonesia, jumlah donasi yang dihimpun Pemkab..Agam melalui rekening khusus di Bank Nagari juga terus bertambah.

Update data yang diperoleh kaba12, Selasa, (16/12), jumlah donasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp. 913.085.536, yang bersumber warga dari berbagai wilayah di Indonesia.

Jumlah donasi yang dihimpun melalui rekening Bank Nagari nomor : 1600.0207.12345-6 , atas nama Bencana Hidrometeorologi Agam itu, diyakini akan terus bertambah, menyusul informasi terkait dengan kondisi dampak bencana di kabupaten Agam, sangat parah, bahkan merupakan daerah paling parah terdampak becnana banjir bandang, banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat saat ini.

Apalagi, perkembangan kondisi di lapangan, yang masih belum sepenuhnya bisa diatasi dengan optimal oleh tim gabungan penanganan dampak bencana di Kabupaten Agam, menyusul masih tingginya curah hujan, bahkan dampak bencana susulan masih terus mengintai warga.

Perkembangan donasi yang dihimpun Pemkab.Agam melalui posko tanggap darurat bencana hidrometeologi Kabupaten Agam itu, disebutkan Kasman Zaini, Kabag.Protokol-Komunikasi Pimpinan Sekab.Agam yang perkembangan donasi yang dihimpun melalui bank nagari tersebut.

Disebutkan, saat ini Posko Utama Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Agam, masih terus menghimpun donasi dan bantuan dari berbagai pihak, yang sejak awal bencana terjadi terus berdatangan dan langsung disalurkan ke seluruh posko yang dibangun, baik posko kecamatan, nagari dan posko lapangan termasuk pasokan bantuan melalui helicopter di beberapa titik yang masih sulit dijangkau.

Ditambahkan Kasman Zaini, dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Agam yang sangat luar biasa yang menyebabkan lebih dari 195 warga meninggal, 66 masih dinyatakan hilang, dengan kerusakan berbagai infrastruktur termasuk ribuan rumah warga dengan perkiraan kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp750 miliar.

“Kami sangat berterimakasih atas kepedulian, perhatian, dukungan dan bantuan yang diberikan untuk warga terdampak bencana di Kabupaten Agam. Kami sangat bersyukur, seluruh lini bergerak, semua pihak bahu membantu memberi dukungan pada warga terdampak dengan berbagai bantuan dan dukungan di lapangan. Hal ini, energi luar biasa bagi warga terdampak dan seluruh unsur terkait dalam penanganan dampak bencana di lapangan untuk lebih maksimal melaksanakan tugas di lapangan, “sebutnya.

(HARMEN)

0Shares