Kaba Pemko Bukittinggi

TSR I Bukittinggi ke Masjid Tablighiyah Garegeh, Wako Minta Tunda Umrah Karena Perang Timur Tengah, Warga Minta Bangun MTsN 3

Bukittinggi, KABA12 — Tim Safari Ramadhan (TSR) 1 Kota Bukittinggi pada hari kedua Safari Ramadhan mendatangi Masjid Tablighiyah Garegeh, Minggu (01/03) malam. Rombongan dipimpin langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, didampingi Anggota DPRD, sejumlah kepala SKPD serta instansi vertikal.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Pemko Bukittinggi berkomitmen menjalankan pembangunan meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Kondisi global yang tidak menentu, turut menjadi perhatian, namun hal tersebut tidak boleh menghambat pelayanan kepada masyarakat.

“Terkait maraknya informasi di media sosial, saya mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada isu yang belum jelas kebenarannya. Penilaian kinerja pemerintah memiliki indikator dan mekanisme resmi dari pemerintah pusat dan provinsi. Karena itu, mari kita cerdas memilah informasi dan tidak terburu-buru menyimpulkan tanpa fakta yang jelas,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Wako juga memaparkan sejumlah program unggulan, diantaranya Tabungan Haji Pelajar yang telah diikuti sekitar 16.000 siswa SD dan SMP di Bukittinggi.

Program ini bertujuan mendorong anak-anak mendaftar haji sejak usia 12 tahun, mengingat masa tunggu haji di Sumatra Barat mencapai 29 tahun. Selain itu, Pemko Bukittinggi juga melanjutkan program bantuan perlengkapan sekolah gratis serta memastikan seluruh warga terdaftar dalam program jaminan kesehatan daerah (UHC).

Dari sektor infrastruktur, pemerintah terus menuntaskan pembangunan SDN 08 sekolah yang sempat terbengkalai, termasuk mushalla di sejumlah SD. Sementara itu, persoalan sampah menjadi tantangan besar dengan produksi mencapai 125 ton per hari. Pemko tengah mengupayakan pembangunan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) dan mengajak masyarakat memilah sampah dari rumah sebagai solusi jangka pendek.

Masalah air bersih juga menjadi perhatian. Pemko Bukittinggi telah memperoleh dukungan anggaran Rp42 miliar dari pemerintah pusat untuk penggantian pipa lama, guna meningkatkan kualitas distribusi air PDAM di sejumlah wilayah, termasuk Garegeh.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, juga mengimbau warga untuk segera menunda keberangkatan Ibadah Umrah sementara waktu, imbas perang yang terjadi di Timur Tengah antara Iran dan Israel.

“Saya minta warga Bukittinggi yang sudah mendaftar Umrah untuk membatalkan keberangkatan dalam waktu dekat, kondisi saat ini sangat beresiko besar, karena informasinya, ada penutupan wilayah udara serta operasional maskapai penerbangan,” ujarnya.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Garegeh, Firdaus Datuak Labuah Basa, menyampaikan harapa warga setempat, untuk dapat dibangunnya Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 di Garegeh. Beberapa lokasi dinilai warga, cukup representatif untuk pembangunan MTsN 3, seperti di SD 04 Garegeh dan juga kampus UIN yang berada di Garegeh.

(Ophik)

0Shares
TSR I Bukittinggi ke Masjid Tablighiyah Garegeh, Wako Minta Tunda Umrah Karena Perang Timur Tengah, Warga Minta Bangun MTsN 3
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top