Kaba Terkini

Terkait Erupsi Gunung Api Marapi, Bambang Warsito Jadi Narsum BNPB TV

Foto : dok. PVBMG

Lubukbasung, kaba12.com — Bambang Warsito, kepala BPBD Agam menjadi narasumber dalam siaran live BNPB TV terkait erupsi Gunungapi Marapi yang terjadi sejak Sabtu pekan lalu.

Permintaan sebagai narasumber itu disampaikan langsung Pusdatinkom BNPB dalam program “ Teropong Bencana BNPB” yang disiarkan YouTube BNPB_Indonesia setiap Rabu pukul 15.00 WIB.

Permintaan Pusdatinkom BNPB itu dibenarkan Bambang Warsito, saat berkoodinasi dengan kepala pos pemantau Gunung api Marapi, Rabu,(11/1), termasuk erupsi yang terjadi sejak Sabtu pekan lalu, dengan durasi yang semakin tinggi hingga Rabu ini.

Menjawab kaba12.com, program “ Teropong Bencana BNPB “ yang rutin digelar setiap hari Rabu pukul 15.00 WIB, merupakan salah satu media control informasi terkait kebencanaan secara nasional, dimana khusus wilayah Sumbar, saat ini intensitas erupsi Gunungapi Marapi yang semakin tinggi, menjadi salah satu bahan kajian dan pemantauan BNPB.

Dijelaskan Bambang Warsito, sesuai koordinasi pihaknya dengan PVMBG, BKSDA dan unsur terkait lain, intensitas erupsi Gunungapi Marapi sejak Sabtu pekan lalu, hingga Rabu pagi sudah mencapai 119 kali, dengan volume kolom abu yang ikut meningkat.

Untuk kesiapsiagaan dini, pihaknya sudah memaksimalkan koordinasi dengan seluruh lini, tidak hanya dengan lembaga terkait, tapi juga pemerintah di 5 kecamatan dalam wilayah kabupaten Agam, dengan sebaran potensi antisipasi di 30 nagari.


Bambang Warsito, Kepala BPBD Agam

Dijelaskan, pihaknya sudah melakukan pendataan awal untuk resiko dampak, jika terjadi kemungkinan terburuk erupsi Gunung api Marapi, baik letusan, awan abu dan potensi lain, dengan deteksi potensi warga terdampak sebanyak 86.699 jiwa, yang tersebar di 30 nagari dalam 5 kecamatan, masing-masing kecamatan IV Angkek sebanyak 22.392 jiwa, Baso 18.488 jiwa, Banuhampu 19.206 jiwa, Canduang 12.791 jiwa dan Sungaipua 13.822 jiwa.

“ Dengan data pendukung itu, jika sudah lakukan kajian langkah-langkah antisipasi untuk meminimalisir dampak kebencanaan sesuai instruksi BNPB, “ tegas Bambang Warsito.

Dijadualkan, pihaknya akan mengikuti siara live BNPB TV Rabu sore ini, dengan data pendukung yang ada, termasuk dukungan data dari PVMBG, BKSDA, KSB dan unsur lain, “ kita berdoa, tidak ada kejadian luar biasa terkait erupsi Gunung api Marapi ini, “ungkap Bambang Warsito lagi.

HARMEN

To Top