Kaba Terkini

Sukses Angkat Marwah Tanjung Raya di Pentas Nasional, Ksatria Naga Putih Boyong 14 Medali

Foto: dok camat Tanjung Raya

Pekanbaru, kaba12.com — Kontingen pencak silat Ksatria Naga Putih, Tanjung Raya, Kabupaten Agam dulang prestasi mengesankan dalam Kejurnas Silat Piala Kemenpora RI yang digelar di GOR Universitas Islam Riau (UIR) Pekanbaru, Riau.

Dalam even bergengsi tingkat nasional itu, tim pencak silat asal Maninjau itu, sukses mendulang 14 medali masing-masing 4 emas, 4 perak dan 6 perunggu, yang melampaui target yang diberikan sebelumnya yakni 3 emas.

Bahkan, sebelumnya pimpinan rombongan dan manager tim sempat kebingungan karena minimnya anggaran yang disiapkan selama event berlangsung, namun berkat dukungan dan bantuan para perantau dan tokoh masyarakat, kontingen pencak silat Ksatria Naga Putih sukses mendulang prestasi, bahkan mampu mengangkat marwah Tanjung Raya di pentas nasional.

Hal itu disebutkan Roza Syefridienti, Camat Tanjung Raya saat mendampingi tim pencak silat Ksatria Naga Putih Tanjung Raya dalam event tersebut di Pekanbaru Kamis,(19/1).

Disebutkan, event yang diikuti perguruan silat tersebut, menjadi salah satu moment yang sangat membanggakan, tidak hanya bagi warga Tanjung Raya tapi juga kalangan perantau.

Hal itu dibuktikan dengan dukungan dan support langsung yang diberikan para perantau yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Tanjung Raya (IKTR) Pekanbaru, yanag membantu akomodasi, transportasi dan bantuan dana, diantaranya Bundo Sherly dan dr.H.Sunaryo yang menjamu khusus rombongan dan memberikan bonus khusus untuk para peraih medali.

Termasuk ketua umum TKTR Pekanbaru Ir.Syamsul Bahri dan para pengurus yang membantu penginapan dan uang tunai pada rombongan, “ dukungan para perantau sangat luar biasa, hal ini menambah motivasi bagi kontingen Tanjung Raya dalam mengikuti kegiatan itu, “ sebut Roza Syefridienti.

Sempat Bawa Beras

Secara khusus camat Tanjung Raya itu menyebutkan, dukungan para perantau yang tergabung dalam IKTR tersebut sangat besar bahkan diluar dugaan, pasalnya rombongan para pesilat bersama pelatih dan official.

Pasalnya, rombongan karena kebingungan dan kuatir tidak mendapat dukungan sempat membawa beras dari kampung untuk kebutuhan konsumsi selama di event berlangsung, “ Alhamdulillah, dari dukungan berbagai pihak, terutama kalangan perantau yang tergabung dalam IKTR serta tokoh masyarakat, rombongan bisa fokus menghadapi pertandingan tanpa kuatir, “ ungkap Camat Tanjung Raya menyebut laporan ketua kontingen pencak silat Ksatria Naga Putih tersebut.

Disebutkan, prestasi yang diraih para pesilat Ksatria Naga Putih itu, berdampak luar biasa, tidak hanya motivasi bagi para atlet, tapi juga sukses mengangkat marwah Tanjung Raya bersama para perantau ditingkat nasional.

HARMEN

To Top