Lubukbasung,kaba12.com —Mengapungnya wacana pembagian pelaksana kegiatan Porprov 2020 di berbagai daerah di Sumatera Barat termasuk di kabupaten Agam, diminta dikaji dan ditinjau ulang. Pasalnya, pembagian tuan rumah itu, justru akan semakin menambah beban biaya pada daerah.
Pembagian pelaksana kegiatan pertandingan di berbagai daerah di Sumbar tersebut, justru akan memicu biaya lebih besar, tidak hanya dalam upaya mempersiapkan kontingen, tapi juga mempersiapkan venue, pelaksanaan kegiatan dan kegiatan pendukung lain.
“ Untuk mempersiapkan anggaran mengikuti Porprov 2020 saja, kabupaten Agam sangat kesulitan, apalagi menjadi tuan rumah tahun depan, “ ungkap Sekab.Agam Martiaswanto Dt.Maruhun.
Pernyataan itu ditegaskan M.Dt.Maruhun, Sekab.Agam menanggapi pertanyaan kaba12.com, terkait dengan kesiapan kabupaten Agam untuk pelaksanaan Porprov 2020 Sumbar, terutama dalam dukungan dana persiapan dan kegiatan kontingen dari kabupaten Agam.
Ditegaskan M.Dt.Maruhun, pihaknya sudah melaporkan hal itu pada bupati Agam, terkait dengan kondisi keuangan daerah, termasuk wacana dijadikannya kabupaten Agam sebagai pelaksana beberapa cabang olahraga dalam Porprov 2020 mendatang.
Dijelaskan Sekab Agam itu, kondisi keuangan daerah dan kondisi yang sama diyakininya dialami berbagai daerah di Sumatera Barat, saat ini sangat minim, karena untuk alokasi anggaran banyak hal yang menjadi pengeluaran dengan porsi besar, diantaranya kegiatan Pilkada Serentak 2020, pembiayaan tambahan dana BPJS yang naik dua kali lipat dan beberapa kegiatan lain.
“ Untuk mendukung pengeluaran tersebut, beberapa kegiatan pisik terpaksa ditunda di kabupaten Agam, “ ulas M.Dt.Maruhun tanpa merinci kegiatan pembangunan yang ditunda pelaksanaannya itu.
Ditambahkannya, Pemkab Agam berencana untuk meminya peninjauan dan keberatan dengan wacana tersebut, karena untuk mencari peluang untuk alokasi anggaran persiapan dan kegiatan kontingen Porprov 2020 dari kabupaten Agam saja pihaknya sangat kesulitan, “ kita akan meminta hal itu dikaji ulang, “ ulasnya.
Sementara hingga saat ini, terkait rencana pelaksanaan Porprov 2020 Sumbar masih belum final. Mayoritas daerah meminta pelaksanaan Porprov 2020 ditunda pelaksanaannya, pasca permintaan Pemkab Pasaman Barat yang meminta penundaan pelaksaan Porprov 2020 yang diajukan bulan Oktober lalu.
(Ardi)
