SIT Al Madaniy Lubuk Basung Makin Diminati Masyarakat

Lubukbasung, KABA12.com — Sekolah Islam Terpadu (SIT) Al Madaniy Lubukbasung makin diminati masyarakat.

Muatan pendidikan berbasis keagamaan dan pembinaan akhlak menjadi alasan makin diliriknya sekolah Islam.

Hal itu dibuktikan Meski masa pendaftaran baru dibuka 5 hari, sejumlah orang tua sudah mulai mengamankan kuota di SIT Al Madaniy Lubuk Basung. Hingga Jumat (15/1) ini sudah lebih 30 siswa yang terdaftar sebagai siswa baru di sekolah tersebut.

Seperti diutarakan Yulismeri (34) asal Lubuk Basung. Ia mengaku memilih sekolah Islam lantaran ingin sang anak menjadi penghafal Al-quran.

“Disini ada belajar menghafal Al-quran, inginnya anak bisa hafal Alquran dengan baik dan benar,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Masri (47) asal Lubuk Basung, yang menyebut, semua anak-anaknya disekolahkan di sekolah Islam. Dirinya berharap, melalui sekolah Islam, anaknya bisa mendapatkan pembinaan akhlak.

“Anak pertama saya juga sekolah di sini, adiknya juga minta ke sini. Harapannya agar anak-anak bisa menjadi karakter yang Islami,” ungkapnya.

Terkait ramainya orang tua yang memilih sekolahnya untuk sang anak, Kepala SMPIT Al Madaniy Lubuk Basung, Harris Elfiandri, mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, sekolah Islam dengan boarding school memang menjadi pilihan.

“Mungkin karena kami di sini punya program boarding yang pembinaannya 24 jam dengan suasana kondusif, kemudian ada target hafalan Alquran, dimana keluar dari sini minimal hafal 5 juz Alquran,” katanya

Untuk menampung minat orang tua, pihaknya sudah menyediakan 18 ruang kelas untuk SD dan 6 ruang kelas untuk SMP.

Bahkan, saat ini pihaknya tengah mempercepat pembangunan menjelang dimulainya tahun ajaran baru Juli mendatang.

“Alhamdulillah, sekolah ini mendapat DAK, sehingga kita bisa membangun sejumlah ruang kelas,” sebutnya lagi.

Ditambahkan, selain diminati warga Lubuk Basung, sekolanya juga diminati warga Kecamatan Tiku, Kecamatan Ampek Nagari dan Kecamatan Tanjung Raya.

“Kalau untuk SMP bahkan ada yang dari Pasaman, Kota Padang dan beberapa daerah lainnya,” ujarnya.

(Lusi)

0Shares