Lubukbasung,kaba12.com — Masyarakat Cumateh, jorong V Sungai Jariang, nagari Lubukbasung berharap, usai lebaran, rencana menjadikan wilayah itu sebagai kampung anti narkoba sudah bisa direalisasikan. Moment lebaran itu dinilai pas, karena kalangan perantau juga banyak yang pulang kampung.
al itu disebutkan Mesfian Dreky dan Anto, tokoh pemuda Cumateh menjawab kaba12.com di Padang Baru, Lubukbasung.
Dijelaskan, rencana deklarasi kampung anti narkoba tersebut sudah dipersiapkan pihaknya sejak lama, hanya saja, tim pelaksana dan pemuda setempat, masih membutuhkan dukungan dan masukan, termasuk regulasi yang harus ditaati agar rencana tersebut bisa berjalan maksimal.
Mesfian Dreky menyebutkan, untuk mempersiapkan hal itu, pihaknya sudah mendatangi berbagai pihak terkait dengan masalah penanganan narkoba, baik dengan Polres Agam, jajaran pemerintah nagari dan beberapa unsur lain yang akan didatangi dalam waktu dekat.
Moment lebaran, diharapkannya bisa menjadi waktu yang tepat, untuk deklarasi dan ikrar kampung anti narkoba tersebut, mengingat pernyataan perang terhadap narkoba itu, tidak menunggu waktu, mengingat ancamannya sudah semakin tinggi.
Wacana kampung anti narkoba, sudah bergulir sebulan terakhir, bahkan Dinas Sosial Agam sudah menjadikan Cumateh sebagai salah satu lokasi pembinaan dan sosialisasi tentang bahaya narkoba.
“ Kami butuh dukungan penuh, karena banyak aspek yang harus dipenuhi, agar rencana itu bisa terlaksana dengan baik, “sebut Mesfian Dreky.
Tim pelaksana kampung anti narkoba dan pemuda Cumateh sendiri, masih akan melakukan serangkaian pertemuan dengan berbagai pihak, untuk mempersiapkan rencana deklarasi dan strategi yang harus dilaksanakan masyarakat agar aspirasi bersama seluruh masyarakat itu bisa terlaksana dalam waktu dekat.
(Harmen)
