Bukittinggi, KABA12.com — Puluhan seniman kota Bukittinggi, bekerjasama dengan Polres Bukittinggi melalui Polsek kota Bukittinggi, gelar aksi sosial, di depan Mapolsek Kota Mandiangin, Selasa (21/08).
Kegiatan sosial ini dilakukan dalam bentuk menggalang donasi untuk membantu korban gempa Lombok.
Erdison Nimli, salah seorang seniman Bukittinggi, menjelaskan, aksi sosial ini dilakukan untuk membantu meringankan beban saudara korban bencana gempa Lombok. Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama Forum Komunikasi Entertainment (FKE), artis minang Bukittinggi dan Polres Bukittinggj didukung oleh Dinas Pariwisata Bukittinggi.
“Kami sangat terpanggil untuk membantu korban gempa di Lombok. Dimana hingga saat ini, daerah tersebut masih saja dilanda gempa dan korban jiwa pun terus berjatuhan. Kami turut berduka dan berupaya untuk mengajak warga Bukittinggi untuk peduli bersama dan menyisihkan sedikit rezeki untuk saudara kita di Lombok,” jelas Erdison Nimli yang juga salah satu caleg Bukittinggi dari partai Demokrat itu.
Sementara itu, Kapolsek Kota, Kompol Zahari Almi, mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan para seniman Bukittinggi untuk peduli dengan korban gempa Lombok. Untuk itu, Polres Bukittinggi sangat mendukung kegiatan ini dan mengkolaborasikan aksi sosial tersebut dengan kegiatan rutin yang dilaksanakan Polres melalui Polsek Bukittinggi.
“Kita setiap tahun rutin melaksanakan malam silaturrahmi kamtibmas. Untuk tahun ini, kita adakan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 73, Hut Bhayangkara ke 72 dan juga Idul Adha 1439 Hijriyah, pada tanggal 19 hingga 22 Agustus 2018. Selain itu, dengan adanya kegiatan sosial ini, kita juga kolaborasikan dengan para insan seni Bukitttinggi. Meskipun secara internal Polres, bantuan untuk Lombok juga sudah kita kumpulkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan, malam silaturrahmi Kamtibmas ini, menjadi salah satu media untuk himbauan kepada warga tentang kamtibmas. Kegiatan dilaksanakan bersama 24 kelurahan serta seluruh elemen di kelurahan.
“Didalamnya dibahas dan dipaparkan tentang kamtibmas di tengah masyarakat, sehingga seluruh elemen turut peduli dengan kamtibmas. Karena Kamtibmas sendiri butuh kepedulian bersama. Sekaligus, membuka pemikiran masyarakat, tentang kegiatan Polri yang bekerja melayani masyarakat di seluruh bidang, tidak hanya di bidang keamanan saja. Setelah itu, kita hibur masyarakat dengan permainan kim,” ungkapnya.
(Ophik)
