Lubukbasung, kaba12.com — Seni-budaya tradisi semakin berkembang di kabupaten Agam, dibuktikan dengan semakin aktifnya masyarakat di setiap jorong dan nagari melakukan pembinaan, pelatihan serta menghidupkan kembali berbagai jenis kesenian tradisi yang mulai hilang.
Perkembangan itu mesti direspon berbagai pihak, karena kekayaan seni-budaya merupakan asset luar biasa, yang menjadi potensi unggulan daerah yang muaranya akan menjadi kekuatan besar mendorong kemajuan wisata dan potensi daerah lain.
Hal itu disebutkan Kadisparpora Agam Ir.Jetson,Msi kepada kaba12.com yang mengaku salut dengan semangat yang kini muncul di berbagai jorong dan nagari dalam mengembangkan potensi seni budaya.
Ditambahkan Jetson, saat ini masyarakat butuh media dan event penyaluran potensi seni-budaya yang mereka miliki, karena berbagai jenis seni-tradisi yang dimiliki, banyak yang hanya sekedar latihan, tanpa ada penyaluran.
Pihaknya di Disparpora Agam bersama unsur terkait lain, justru berharap, di tingkat nagari dan kecamatan, hal itu menjadi catatan penting, terutama dalam upaya mendorong, aktifnya masyarakat dalam menjaga dan melestarikan seni-tradisi daerah,” ransang mereka untuk aktif berkegiatan dengan pagelaran atau event, “sebut Jetson.
Terobosan yang dilakukan organisasi pemuda Gappis di Padang Baru Lubukbasung dengan menggelar parade seni-budaya Agam 2018, dinilai Jetson sangat positif memotivasi para pelaku seni dan masyarakat di berbagai jorong dan nagari, karena parade itu menjadi ajang penyaluran potensi yan dimiliki, “ itu positif, dan kami berharap, seluruh nagari bergerak mempromosikan seluruh potensi seni yang dimiliki, “ sebut Kadisparpora Agam itu lagi.
(Harmen)
