Sigiran, KABA12 — Akses jalan lingkar Danau Maninjau, Kabupaten Agam sudah bisa dilewati kembali setelah sempat putus total akibat tertimbun material banjir bandang/galodo Senin (23/12) kemarin.
Kapolsek Tanjung Raya, Iptu Muzakar mengatakan material galodo yang menimbun badan jalan kabupaten di Jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani sudah berhasil dibersihkan oleh tim gabungan menggunakan bantuan alat berat pada Senin malam.
“Kondisi jalan lingkar Danau Maninjau sudah bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat sejak pagi tadi,” kata Iptu Muzakar saat dikonfirmasi KABA12, Selasa (24/12).

Meski begitu, ia meminta para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati mengingat kondisi jalan masih licin.
“Dihimbau kepada pengendara untuk hati-hati karena masih ada sedikit sisa material longsor sehingga menyebabkan jalan licin,” sebutnya.
Saat ini petugas gabungan dari unsur BPBD, TNI/Polri, pemadam kebakaran, pemerintah kecamatan, nagari, relawan, dan unsur berwenang masih melakukan pembersihan terhadap rumah warga yang terdampak bencana galodo.

Sebelumnya diberitakan, bencana banjir bandang atau galodo melanda Jorong Sigiran, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Senin (23/12) sekitar pukul 12.30 WIB.
Bencana terjadi hujan deras yang melanda wilayah Danau Maninjau sejak Senin pagi.
Setidaknya 4 unit rumah warga dan 1 bengkel tertimpa material banjir bandang berupa lumpur, bebatuan, dan kayu. Salah satu dinding rumah warga jebol akibat dihantam material galodo.
BPBD Agam memastikan tidak ada korban jiwa yang dalam peristiwa ini. Namun sebanyak 22 jiwa terdampak terpaksa mengungsi sementara waktu ke rumah tetangga ataupun keluarga.
(Bryan)
