Matur, kaba12.com — Seorang pemuda bernama Yudi Bambang Syahputra, warga Jorong Cubadak Lilin, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam ditemukan tewas dalam kondisi tersangkut di batu besar, Selasa (3/11) sekitar pukul 09.00 WIB.
Sebelumnya korban berusia 26 tahun itu pergi meninggalkan rumah pada Minggu (1/11) sekitar pukul 10.00 WIB dengan tujuan berburu babi di Jorong Sungai Buluah, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung pulang ke rumah, sehingga pihak keluarga melaporkan kehilangan kepada pihak terkait untuk dilakukan proses pencarian.
Kalaksa BPBD Agam M Lutfi menyebutkan, sebelum dilaporkan hilang, sekitar pukul 12.00 WIB korban sempat bertemu dengan seorang warga di daerah Pauanan. Kemudian pada pukul 14.00 WIB korban juga bertemu dengan seorang warga Sungai Buluah di daerah Sawah Ikua Pakok. Setelah itu, hingga sore hari korban tidak pulang ke rumah, sehingga dilaporkan hilang.

Dijelaskan Lutfi, dalam proses pencarian yang dilakukan Senin (2/11) kemarin, masyarakat menemukan senapan di atas pohon dan sandal milik korban di dekat aliran sungai.
Kemudian, setelah dilakukan pencarian oleh Tim gabungan terdiri dari personil BPBD, TNI-Polri, Satpol-PP, Pemerintah Kecamatan, Nagari, TKSK, KSB, PMI, Ormas Pemuda Pancasila, dan masyarakat pada Selasa (3/11), korban ditemukan meninggal dunia di aliran sungai dengan kondisi tersangkut di sebuah batu besar. Dimana lokasi penemuan korban berjarak sekitar 7 kilometer dari kediamannya.
“Korban di temukan oleh tim gabungan sekitar pukul 09.00 WIB. Selanjutnya korban dievakuasi dari lereng bukit dengan kedalaman 30 meter, dan kemiringan 80 derajat,” kata M Lutfi.
Setelah dievakuasi, ujarnya, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.
(Bryan)
