Maninjau, kaba12 — Berbagai terobosan dan inovasi terus dilakukan pemerintah, khususnya jajaran Dinas Kesehatan di Kabupaten Agam untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
Pelayanan terbaik yang dioptimalkan, tidak hanya mudah, cepat,juga terkoneksi dalam sistim digital sehingga memudahkan masyarakat khususnya para pasien untuk berkonsultasi terkait kondisi kesehatannya dan teregistrasi langsung dengan mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Terobosan dan inovasi itu yang dirilis UPTD Puskesmas Maninjau yang merilis inovasi SI KEREN ( Sistim Konsultasi dan Registrasi Mobile JKN) yang mulai diterapkan sejak tahun 2024 yang saat ini, sudah dinikmati masyarakat yang sangat terbantu dengan ragam kemudahan yang diterapkan.
Menurut Ns.Hermalina,S,Kep,MKM, kepala UPTD Puskesmas Maninjau, SI KEREN dimunculkan pihaknya bersama tim pelayanan di puskesmas Maninjau, terutama untuk menjawab transformasi digital pelayanan kesehatan yang menuntut fasilitas kesehatan memberikan pelayanan cepat,mudah dan terpusat untuk masyarakat.

Untuk menjawab hal itu, sebut Ns.Hermalina, akhir 2024 lalu, UPTD Puskesmas Maninjau mulai mengembangkan SI KEREN, sebagai solusi atas masih rendahnya pemanfaatan mobile JKN, lambatnya proses registrasi dan perlunya pendampingan bagi peserta JKN.
Dijelaskan, SI KEREN memanfaatkan QR Code dan formulir digital. Data yang diisi peserta diteruskan kepada Duta Mobile JKN melalui WhatsApp untuk diverifikasi, dibantu proses registrasi dan aktivasi, kemudian peserta diberikan edukasi penggunaan Mobile JKN.
Ditambahkan, untuk operasional SI KEREN, pihaknya secara intens mensosialisasikan pada para peserta JKN, dengan alur inovasi peserta memindai QR Code, mengisi formulir digital, kemudian data masuk ke petugas Duta Mobile JKN, yang kemudian dilakukan verifikasi data, dan registasi-aktivasi mobile JKN, “sistemnya sangat cepat dan mudah, namun kita intens melakukan edukasi penggunaan fitur mobile JKN dan konsisten melakukan monitoring dan evaluasi, “jelas Hermalina lagi.

Ditambahkan, SI KEREN mulai diterapkan pada akhir tahun 2024 dan terus digunakan hingga saat ini sebagai bagian dari pelayanan rutin UPTD Puskesmas Maninjau.
“ Saat ini, para peserta semakin dimudahkan, karena SI KEREN sukses meningkatkan akses layanan digital, mempercepat registrasi Mobile JKN, meningkatkan literasi digital peserta, mengurangi antrean administrasi, serta meningkatkan mutu pelayanan JKN, “ulasnya.
Bahkan, kepala UPTD Puskesmas Maninjau itu menyebutkan, saat ini tujuan dan target inovasi SI KEREN sukses, terutama dalam mempercepat pelayanan administrasi, meningkatkan penggunaan Mobile JKN, mengurangi antrean, meningkatkan kepuasan peserta, dan memperkuat transformasi digital pelayanan primer.
Dengan dampak kemudahan dan kenyamanan yang terbangun dengan sistim yang dibuat, pihaknya UPTD Puskesmas Maninjau akan terus melakukan pengembangan untuk proses layanan lain, “SI KEREN akan terus dikembangkan dengan integrasi Rekam Medis Elektronik (RME), SATUSEHAT, serta penguatan edukasi digital masyarakat, “jelas Hermalina lagi.
Dampaknya tidak hanya kemudahan pelayanan untuk para peserta JKN di wilayah itu yang sukses terbangun dengan baik, UPTD Puskesmas Maninjau juga sukses yang meraih berbagai penghargaan atas inovasi yang dilakukan, terutama Sertifikat Puskesmas Terbaik Tingkat Kedeputian BPJS Kesehatan wilayah Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Riau, dan Riau, Sertifikat Puskesmas Terbaik BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi dalam implementasi Mobile JKN, Sertifikat Inovasi Terbaik BPJS Kesehatan Cabang Bukittinggi dan Sertifikat Fasilitas Kesehatan Terbaik Kabupaten Agam.
(HARMEN)
