Sekda Tanahdatar Tutup Bimtek Kesemaptaan Satpol PP dan Damkar

Tanahdatar, KABA12.com — Sebanyak 60 orang personil Damkar dan Satpol PP Tanahdatar dan Payakumbuh telah selesai mengikuti Bimbingan Teknik (Bimtek) Kesamaptaan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Bimtek Kualifkasi Pemadam Kebakaran (Damkar) selama lima hari mulai 12 hingga 16 November 2018 yang dipusatkan di kota budaya Batusangkar.

Penutupan bimtek kesemaptaan Satpol PP dan damkar dari kedua daerah itu ditutup secara resmi Sekretaris Daerah Kabupaten Tanahdatar, di halaman kantor bupati, di Pagaruyung, Jumat (16/11).

Plt. Kasatpol PP dan Damkar Tanahdatar Yusnen dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM personil Satpol PP dan Damkar baik secara fisik, keterampilan maupun pemahaman regulasi dan kebijakan pemerintah daerah.

Dengan mendatangkan narasumber dari Kemendagri, Polres Tanahdatar dan Kodim 0307/TD, instruktur Satpol PP dan Damkar.

Selama bimtek, personil Satpol PP diberi materitentang wawasan kebangsaan dan bela negara serta sinergitas Polri dan Satpol PP dalam penegakan perda. Sementara peserta Damkar diberi materi teori api, fire ground, gelar gulung selang, manajemen piket jaga dan formasi regu.

“Bimtek ini diikuti sebanyak 60 anggota gabungan, terdiri dari 20 personil Sat Pol PP Tanahdatar, 40 personil Damkar Tanahdatar dan Payakumbuh,” sebutnya.

Sekda Tanahdatar, Hardiman berharap pada seluruh personil anggota Sat Pol PP maupun Damkar untuk bisa menguasai regulasi yang melandasi tugas pokok masing-masing personil, sehingga aturan yang telah dibuat dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Dia juga menegaskan agar anggota Pol PP dapat mengetahui Peraturan Daerah (Perda) yang ada, sehingga saat bertugas tidak ragu menegakkan perda bagi masyarakat dan ASN yang melanggar dan teruntuk Damkar diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam penangulangan bencana terutama bencana kebakaran.

“Mudah-mudahan segala bentuk pelayanan masayarakat baik dari personil Sat Pol PP dan Damkar dapat terlaksana dengan baik, ke depannya pemerintah daerah bertekad untuk melengkapi sarana dan prasarana demi mendukung kinerja petugas di lapangan,” ujarnya.

Hardiman menambahkan, pada tahun 2019 mendatang pemerintah sepakat menambah anggaran untuk Satpol PP dan Damkar dengan tujuan penguatan kegiatan penegakan Perda serta peningkatan pelayanan masyarakat.

“Terkhusus untuk Sat Pol PP, Pemerintah Daerah mengharapkan Satpol PP harus melaksanakan intensitas kegiatan yang lebih baik dari pada tahun sebelumnya hingga nantinya dapat menciptakan kenyamanan di masyarakat dan saya himbau Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk taat aturan sehingga tidak berurusan dengan Sat Pol PP,” ujarnya.

(Jaswit)

0Shares