Lubukbasung,kaba12 — Masyarakat dan kalangan perantau Kabupaten Agam khususnya di Lubukbasung keluhkan makin menurunnya kualitas sarana di GOR Rang Agam, tidak hanya dalam Gedung tapi juga kawasan lapangan, yang di banyak sisi mengalami kerusakan.
Selain banyak kerusakan, terutama jalur jogging trake, arena bermain, lapangan futsal, lapangan bola voli, dan area lain, warga juga mengeluhkan tidak adanya sarana WC umum yang memadai. Satu WC yang disiapkan di samping jalan utama masuk ke lapangan, kondisinya tidak terawat, bahkan mengeluarkan bau menyengat.
Kondisi serupa di beberapa titik lain, yang kurang mendapat perhatian,termasuk masalah kebersihan, sementara tingkat kunjungan warga, termasuk aktivitas olahraga yang digelar masyarakat setiap hari justru semakin meningkat.

Seperti disebutkan Putra Caniago, warga Padang Baru, yang mengeluhkan makin tak terawatnya sarana GOR Rang Agam, sementara kegiatan warga justru semakin bertambah, apalagi olahraga sore, “ saya bahkan sempat terpeleset, karena keramik jogging trake yang pecah, ini sangat berbahaya bagi warga, “ulasnya.
Putra Caniago juga mengeluhkan kondisi WC umum yang tidak bisa dimanfaatkan, padahal menurutnya sarana ini menjadi bagian penting yang dibutuhkan masyarakat, apalagi untuk anak-anak, “kami berharap, hal ini mendapat perhatian serius dari Pemkab.Agam, “sebutnya.
Kondisi itu, dibenarkan Dedi Asmar, Kadisparpora Agam yang membawahi pengelolaan GOR Rang Agam, baik Gedung maupun sarana lapangan.
Diakui Dedi Asmar, keluhan itu sudah cukup lama disampaikan warga kepadanya melalui beragam media, bahkan secara pihak, Disparpora Agam sudah menyiapkan program untuk pembenahan dan pemeliharaan, “namun belum terealisasi, daerah masih kesulitan anggaran, “sebutnya.

Menjawab kaba12, terkait kondisi WC umum yang sejak lama dikeluhkan warga, Dedi Asmar justru sudah melakukan croscek lapangan, termasuk pengananan sarana pendukung, terutama saluran air bersih, namun menurutnya perlu penanganan yang lebih serius.
Bahkan, Kadisparpora Agam itu meyakinkan, pihaknya justru sudah memprogramkan untuk membangun mushalla khusus di kompleks GOR Rang Agam tersebut, selain mendukung kebutuhan kakus ( WC) pengunjung juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah.
“Kita akan upayakan mencari solusi dalam waktu dekat, dan akan segera membahasnya dengan pimpinan daerah. Kita maklumi hal itu, apalagi saat suasana libur lebaran saat ini, GOR Rang Agam, menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi, “sebut Dedi Asmar lagi.
(HARMEN)
