SAR Pakai Deteksi Sonar, BPBD Bukittinggi Dukung Pencarian Andri Rifandi

Maninjau, kaba12 — Andri Rifandi, (27) warga asal Nagari Bayua, kecamatan Tanjung Raya yang hilang sejak Sabtu, (23/9) malam di danau Maninjau hingga kini masih belum ditemukan.

Upaya pencarian secara optimal dilakukan tim SAR Gabungan, selain secara manual menyisir kawasan danau Maninjau di jalur survivor mencari ikan menggunakan sampan.

Bahkan tim SAR sengaja menggunakan perangkat canggih sonar detektor untuk mendeteksi keberadaan korban dalam air, namun masih terlihat tanda-tanda keberadaan survivor yang diduga tenggelam di danau Maninjau tersebut.

Sementara untuk proses pencarian, tim gabungan BPBD Agam mendapat dukungan personil tambahan dari BPBD Bukittinggi yang menurun personil khusus bersama armada pendukung yang dipimpin langsung kepala BPBD Bukittinggi Zulhendri.

Seperti dijelaskan Bambang Warsito, kepala BPBD Agam, proses pencarian terhadap Andri Rifandi, yang hilang di danau Maninjau sejak Sabtu masih terus berlanjut.

Saat ini, pihaknya mendapat dukungan bantuan personil dari BPBD Bukittinggi yang diantar langsung kepala BPBD Zulhendri, ” dengan dukungan itu, upaya pencarian akan semakin maksimal, ” sebutnya.

Sementara proses pencarian sendiri, semakin diperluas, bahkan sudah memakai perangkat canggih yang diturunkan BASARNAS yakni sonar detektor yang mendeteksi aktivitas dalam danau , ” mudah-mudahan, survivor segera ditemukan, ” ungkap Bambang Warsito.

Sementara informasi yang diperoleh kaba12, proses pencarian Andri Rifandi sudah diperluas ke berbagai titik menggunakan perahu karet dan speedboat termasuk sampan nelayan di wilayah danau Maninjau. –

HARMEN

0Shares

One Reply to “SAR Pakai Deteksi Sonar, BPBD Bukittinggi Dukung Pencarian Andri Rifandi”

Comments are closed.