Lubukbasung, kaba12.com — Pasca lebaran masalah sampah menjadi urusan pelik di kabupaten Agam.
Dibuktikan, sejak usai lebaran, tumpukan sampah kian menggunung di kompleks terminal Antokan yang juga dijadikan pasar masyarakat setiap hari Rabu dan Sabtu.
Pantauan kaba12.com, tumpukan sampah Rabu,(17/6) pagi, tumpukan sampah dibiarkan bertaburan di kawasan terminal, bahkan sejak lama tidak diangkut petugas kebersihan.
Bahkan kontainer yang biasa disiagakan untuk menampung sampah juga tidak terlihat lagi sehingga sampah beraroma busuk bertaburan di lokasi penumpukan.
Kondisi tidak hanya mengganggu pemandangan dan warga yang berbelanja di pasar lamo Lubukbasung tersebut, tapi juga akibat sampah yang berserakan membuat kendaraan yang biasa terparkir rapi enggan menempatkan kendaraan di kawasan tersebut.
” Sejak usai lebaran, sampah di kompleks pasar ini tak terurus baik, bahkan saat bupati Agam melepaskan armada lebaran sebelum hari raya lalu, sampah sudah bertaburan, namun terlihat sengaja ditutupi, ” sebut Mawan, salah seorang pedagang di pasar lamo Lubukbasung.
Keluhan senada disebutkan Sudirman, perantau Lubukbasung di Pekanbaru, yang bersama kaba12.com di kompleks terminal Antokan itu Sabtu, (27/6) pagi,” yang jadi pertanyaan, kenapa sampah dibiarkan lama menumpuk, kan penyakit itu, bau busuk dan merusak pemandangan, ” sebutnya prihatin.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup ( DLH) Agam Ir. Hamdi, waktu dikonfirmasi kaba12.com via ponselnya Sabtu, mengaku sudah mendapat laporan terkait masalah sampah di terminal Antokan itu.
Secara umum, ditegaskannya, bahwa urusan pengangkutan sampah dari tempat pembuangan sementara (TPS), dari lokasi penampungan ke TPA menjadi kewenangan pihak DLH Agam, namun untuk pengelolaan dan pembersihan sudah ada pihak yang mengurus.
Termasuk di kompleks terminal Antokan, karena sudah pihak yang mengurus masalah sampah di kawasan tersebut.
Diakui Hamdi, masalah pengelolaan sampah di banyak tempat masih harus ditertibkan, karena sesuai kewenangan, pengelolaan sampah di kompleks seperti di terminal Antokan, kompleks perumahan dan lainnya, sudah ada tim pengelolaan, dimana tim kebersihan DLH Agam, hanya mengambil sampah dari kontainer (TPS).
Ditegaskan Hamdi, masalah tersebut, justru akan diselesaikan Kamis, (28/6) besok, dijadualkan akan digelar rapat khusus pengelolaan sampah diundang Asisten II Sekab.Agam,” kami harap, Kamis masalah pengelolaan sampah di kompleks itu bisa selesai, sehingga fokus pengelolaan dan pengawasan masalah sampah bisa jelas dan terarah,” tegas Hamdi
Terkait keluhan masyarakat dan pedagang di kompleks terminal Antokan tersebut, Hamdi meyakinkan pihaknya akan segera menindaklanjutinya dan akan segera membersihkan tumpukan sampah tersebut.
(Ardi)
