Sungai Batang, kaba12.com — Pemerintah Nagari Sungai Batang, dibawah pimpinan Walinagari Jhon Hendra, mendapat apresiasi dan penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi(Kemendes PDTT) Republik Indonesia.
Penghargaan itu diraih atas kesuksesan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan.
Piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Desa PDTT RI, Abdul Halim Iskandar ini diterima Jhon Hendra selaku Kepala Desa/Walinagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah, dengan adanya penghargaan ini, kami sangat bersyukur dan bangga sekali. Oleh karena itu, diharapkan kepada Pemerintah untuk menuntun dan mengarahkan kami dalam penggunaan atau pengelolaan dana desa yang baik,” kata Walinagari Sungai Batang Jhon Hendra kepada kaba12.com, Senin (21/12).
Menurutnya, dengan adanya reward dari Kemendes PDTT ini tentunya menambah prestasi-prestasi yang diperoleh Nagari Sungai Batang dalam berbagai bidang.
Dijelaskan, sesuai dengan Peraturan Menteri Desa PDTT melalui Perbup bahwasanya setiap Desa atau Nagari diwajibkan menganggarkan dana desa untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19.

Kendati demikian, pihaknya mengambil langkah dengan bermusyawarah bersama seluruh unsur dan lembaga yang ada tentang penggunaan dana desa di masa pandemi Covid-19.
“Oleh karena itu, sesuai dengan anjuran Menteri dan Bupati, bahwasanya penyaluran BLT DD wajib dianggarkan dan didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19, dengan sasarannya adalah memiliki anggota keluarga yang sakit menahun, bukan PNS/TNI-Polri, tidak menerima bantuan lain, dan berbagai kriteria lainnya,” ujarnya.
Dengan adanya instruksi tersebut, pihaknya telah menyalurkan BLT DD sejak bulan Mei hingga Desember kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
Dimana sebelum penyaluran, Pemerintah Nagari bersama lembaga Nagari wajib melakukan musyawarah untuk menentukan penerima bantuan tersebut agar tepat sasaran.
“Selain itu, adanya prestasi baru ini, tentu tidak terlepas dari semua pihak seperti Wali Jorong, KAN, Bamus, dan pihak lainnya yang terlibat dalam mengusulkan penerima BLT DD dan mengawasi penyalurannya. Sehingga ketepatan dan kecepatan pendistribusian dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku,” jelasnya.
(Bryan)