Bukittinggi, KABA12.com — Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Syafnir, menerima bantuan 50 unit komposter dari PT. Taspen (Persero) cabang Bukittinggi yang diserahkan oleh Kepala Cabang Yuda Perwira di rumah dinas walikota Belakang Balok, Selasa (14/04).
Kepala PT. Taspen cabang Bukittinggi, Yuda Perwira mengatakan bahwa bantuan ini adalah merupakan program bina lingkungan dari PT. Taspen guna membantu pemerintah kota Bukittinggi dalam pengelolaan lingkungan, karena sampah ini sangat sulit mengendalikannya dan jumlahnya sangat banyak.
“Hal ini merupakan program bina lingkungan dari PT. Taspen untuk membantu pemerintah dalam pengelolaan lingkungan khususnya masalah sampah yang sangat sulit mengendalikannya dan jumlahnya cukup banyak, kami berharap 50 komposter ini dapat dimanfaatkan oleh dasa wisma – dasa wisma yang ada di Bukittinggi dan harapan saya nantinya untuk bisa dilaksanakan, dengan adanya komposter ini sampah rumah tangga akan bisa menjadi pupuk dan punya manfaat jangka panjang,” ungkapnya.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PT. Taspen, karena dengan adanya komposter ini akan dapat mengurangi timbulan sampah yang akan diantarkan ke TPA nantinya.
“Kami ucapkan terima kasih kepada PT. Taspen dengan bantuan komposter ini, dengan komposter ini tentunya nanti akan dapat mengurangi timbulan sampah yang harus diangkut ke TPA, dan nantinya komposter ini akan kita salurkan kepada masyarakat melalui dasa wisma – dasa wisma yang ada”, ujar Wako Ramlan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bukittinggi, Syafnir, mengatakan, bahwa untuk saat ini timbulan sampah kota Bukittinggi melebihi 120 ton perhari dan yang bisa ditangani dan dibawa ke TPA sekitar 115 ton, sementara sesuai dengan kebijakan nasional kita harus mengurangi timbulan sampah itu sampai 20 persen untuk tahun 2020 ini.
“Ini adalah salah satu upaya pengurangan sampah, dengan mengaktifkan penggunaan komposter oleh masyarakat baik rumah tangga, maupun kelompok, sekolah dan perkantoran,” sebutnya.
Selanjutnya dikatakan Syafnir,satu komposter ini akan bisa mengurangi 4 sampai 5 kilo timbunan sampah perhari, “dengan adanya 50 komposter akan mencapai 2,5 ton perhari pengurangannya,” ujarnya.
(Ophik)
