Lubukbasung, kaba12com — Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Sumbar yang diberlakukan mulai Rabu,(22/4) kemarin masih belum memperlihatkan pengaruh berarti bagi banyak masyarakat.
Dibuktikan, sepanjang Rabu hingga Kamis ini, aktifitas masyarakat masih terlihat tinggi, terutama di balai-balai, baik di kawasan Terminar Antokan maupun di Pasar Inpres Padang Baru, aktivitas warga masih sangat tinggi dan mengabaikan himbauan sosial-physical distancing.
Diduga, aktivitas pasar ramai karena menjelang bulan suci Ramadhan, sehingga banyak warga yang berbelanja untuk persiapan bulan puasa.

Kondisi ini dibenarkan Kalak.BPBD Agam M.Lutfie yang mengaku cemas dengan kondisi tersebut, namun hasil pantauannya di lapangan, mayoritas masyarakat sudah memakai masker dan mengatur jarak saat berbelanja.
Kalak.BPBD Agam yang juga wakil ketua GTP2 Covid19 Agam itu berharap, masyarakat bisa menahan diri untuk tidak keluar rumah, menghindari keramaian dan memakai masker, “ sata hari pasar, tim kita terjun ke lapangan untuk mensosialisasikan protokol kesehatan yang harus ditaati masyarakat, untuk ikut memutus rantai penyebaran covid19 ,”tegas M.Luftie.
Disisi lain, M.Lutfie meminta masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dalam setiap menjalankan aktivitasnya, termasuk sesuai keputusan tim gabungan untuk menggencarkan sosialisasi lapangan dalam penerapan PSBB saat ini.
HARMEN
