Tiku, kaba12.com — Ketua Satgas Penanggulangan Dampak Ekonomi Covid19 ( PDE Covid19) Agam Yosefriawan tegaskan, pengawasan pendatang yang masuk ke wilayah kabupaten Agam harus maksimal dilakukan sebagai tindaklanjut penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Sumbar.
Posko check point yang dibentuk di 8 titik di kabupaten Agam, menjadi kunci penting karena menjadi pintu masuk dalam mendukung upaya percepatan penanganan penyebaran covid19 di kabupaten Agam.

Yosefriawan, yang juga Asisten II Sekab.Agam itu menegaskan, seluruh perangkat posko harus lebih optimal sehingga personil bisa maksimal dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, “ hal itu penting untuk membangun sinergi dan mendorong peran aktif para personil di lapangan, “tegasnya.
Pihaknya yang memantau kesiapan posko check point di Tiku dan Palembayan kemarin, juga menegaskan, bahwa saat ini dalam penerapan PSBB di Sumbar, para personil lapangan juga sudah dibekali berbagai instruksi yang akan disosialisasikan para seluruh masyarakat dan pendatang yang masuk ke wilayah Agam.

“ Kami berharap, selain pendataan kondisi pisik pendatang, para personil juga menjadi perpanjangan tangan sosialisasi lapangan yang secara intensif terus dilakukan aparat gabungan di kabupaten Agam, “ ulasnya.
Sementara informasi yang diperoleh kaba12.com, pembangunan posko check point lintas batas di 8 titik yang disiapkan, semakin ketat, apalagi jumlah pendatang yang masuk ke wilayah Agam menjelang bulan suci Ramadhan besok justru semakin tinggi.
HARMEN
