Pakan Kamih, kaba12.com — Pengembangan potensi wisata di kecamatan Tilatang Kamang dengan konsep wisata halal menjadi salah satu topik diskusi dalam musrenbang 2021 kecamatan Tilatang Kamang di aula kantor camat, Selasa,(11/2).
Adalah anggota DPRD Agam, seperti disampaikan Syafruddin, yang menjadi perwakilan anggota dewan dalam menyampaikan sambutan saat musrenbang di Tilatang Kamang tersebut.
Disebutkan Syafruddin, berbagai masukan dan aspirasi terkait dengan rencana pembangunan di nagari dan kecamatan, sesuai hasil yang dihimpun para anggota DPRD Agam, sebagai hasil reses sebagian sudah diakomodir dalam bentuk usulan pokir melalui e-planning.
Dijelaskan, dalam musrenbang para anggota DPRD Agam, hanya mengawal usulan dan perencanaan yang sudah dimasukkan dalam e-planing yang diharapkan bisa memberi hasil yang cukup optimal dalam upaya mendorong kemajuan di Tilatang Kamang.

Ditambahkan Syafrudin, pengembang infrastruktur baik bidang pendidikan, kesehatan, jalan harus menjadi perhatian, terutama jalan utama yang masih berlubang dan perlu pemeliharaan, pembuatan bahu jalan, dan perambahan pinggir jalan, yang diharapkan menjadi prioritas bagi dinas PUTR Agam untuk tahun anggaran 2021.
Disisi lain, Syafruddin menyebutkan, pembenahan objek wisata yang ada di Tilkam, peningkatan industri wisata yaitu rumah makan, kuliner dan hotel dengan konsep wisata halal, harus menjadi perhatian khusus dalam upaya mendorong kemajuan potensi yang dimiliki wilayah Tilatang Kamang .
Anggota DPRD Agam dari fraksi PKS tersebut, berharap seluruh elemen terkait bersama masyarakat ikut mengawal usulan dan perencanaan dalam musrenbang saat ini, sebagai wujud kepedulian bersama dalam membangun wilayah, “ kami juga himbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan dan penanganan masalah sampah. Beri sangsi tegas bagi yang membuang sampah sembarangan, “ tegas Syafruddin.
Musrenbang kecamatan Tilatang Kamang yang dihadiri ketua tim monitoring Yosefriawan, Asisten I Sekab.Agam, camat Tilatang Kamang Ade Harlien, anggota DPRD Agam Syafruddin, Mardanis dan Fairisman, para walinagari dan unsur terkait lain.
HARMEN
