Diduga Banyak Masalah, DS Akhiri Hidup Dengan Sentrum Diri Sendiri

Bukittinggi, KABA12.com — Warga kompleks belakang RSAM kelurahan Bukik Apik Puhun Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi, geger dengan kasus tewasnya DS (25) warga Nagari Matur Mudiak Kecamatan Matur Kabupaten Agam di dalam kamarnya, Senin (10/02). DS ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa sekitar pukul 19.00 WIB dengan kondisi kedua tangan menggenggam sendok dan garpu yang terhubung kabel beraliran listrik serta masih berpakaian lengkap. Sementara disampingnya, terdapat satu handphone dan slip bank.

Kapolres Bukittinggi AKBP. Iman Pribadi Santoso SIK,MH melalui Kapolsek Kota Bukittinggi AKP. Dedy Ardiansyah Putra, SH.SIK, Selasa (11/02) membenarkan peristiwa tersebut. Dimana kejadian itu pertama kali diketahui oleh Epi Saifullah (65), pemilik kos, yang curiga karena DS tak kunjung ke luar kamar sejak pukul 16.00 WIB.

“Biasanya korban ini kalau sudah menjelang malam terus keluar dari kosnya. Namun hal itu tidak terjadi pada Senin itu. Penasaran dengan keberadaan korban ini, ia mencoba memanggil-manggil korban ini secara berulangkali namun tak menjawab. Pemilik kos kemudian mendobrak pintu dan mendapati DS sudah meninggal dunia diatas kasurnya. Melihat kejadian tersebut Pemilik kos langsung melaporkan kejadian ini ke pihak yang berwajib,” jelas Kapolsek.

Setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian. Tiba di lokasi kejadian pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan tentang kematian DS. Untuk mengetahui kematian korban, pihak kepolisian melakukan visum terhadap tubuh korban.

“Dari hasil visum tidak ditemukan temukan tanda kekerasan di tubuh korban. Ini murni kasus bunuh diri dengan metode setrum listrik,” jelas Kapolsek Kota Bukittinggi AKP. Dedi Adriansyah Putra.

Kapolsek menambahkan untuk saat sekarang ini belum diketahui apa penyebab DS nekad mengakhiri hidupnya.

Setelah dilakukan Visum Korban dibawa pihak keluarga ke kampung halamannya di Matur untuk dikebumikan.

(Ophik)

0Shares