Lubukbasung,kaba12.com — Prihatin dengan masih banyaknya kondisi ekonomi masyarakat yang membutuhkan perhatian, khususnya dalam bidang pendidikan, apalagi masih banyak para generasi muda kabupaten Agam yang terpaksa putus sekolah atau drop out kuliah karena keterbatasan biaya, Nesi Harmita, SH anggota komisi III DPRD Agam mencoba mencari peluang lain untuk membantu.
Anggota komisi III DPRD Agam dari fraksi partai Gerindra Nesi Harmita, ST, bahas peluang menyalur dana aspirasi atau anggaran pokok pikiran (pokir) anggota dewan disalurkan untuk beasiswa para siswa termasuk para mahasiswa kabupaten Agam yang membutuhkan.
Pembahasan peluang penyaluran dana Pokir anggota DPRD Agam untuk membantu beasiswa tersebut dibahas Nesi Harmita, ST dengan unsur pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Agam Ir.H.Eldi Zein didampingi wakil ketuanya Abdul Azis di kantor Baznas Agam, Kamis,(31/10).
Disebutkan Nesi Harmita, pihaknya sengaja berkoordinasi dengan Baznas Agam untuk menggali informasi lebih lanjut terkait dengan regulasi yang berkaitan dengan penyaluran dana Pokir anggota DPRD Agam untuk beasiswa yang disalurkan oleh Baznas.
“ Sasarannya untuk membantu masyarakat khususnya generasi muda yang tengah menimba ilmu, khususnya mereka yang membutuhkan, dari kalangan tak mampu, agar kegiatan pendidikan mereka tepat berlanjut, “ ulasnya.
Disebutkan, pihaknya berharap, ada regulasi yang mengatur dan memperbolehkan penyaluran dana Pokir tersebut untuk disalurkan sebagai beasiswa untuk anak-anak yang membutuhkan, karena hal itu menjadi salah satu temuan dan aspirasi masyarakat yang ditampungnya di lapangan.
“ BAznas masih melakukan kajian dan kita berharap, peluang itu ada, sehingga para anggota dewan yang berkeinginan bisa menyalurkan hal itu ke Baznas Agam, kami masih meminta masukan dan rujukan terkait dengan regulasi yang mengatur, karena hal itu penting, “ tegas Nesi Harmita lagi.
Terobosan yang dilakukan Nesi Harmita itu, karena sesuai bidang tugasnya di komisi III DPRD Agam, terutama terkait dengan masalah pembangunan, termasuk persoalan pendidikan yang secara personal menjadi inisiatif pihaknya untuk menemui pimpinan Baznas Agam mendiskusikan program penyaluran dana Pokir anggota dewan melalui Baznas Agam.
HARMEN
