Bukittinggi, KABA12.com — Anggota Fraksi Gerindra DPRD Bukittinggi Deddy Moeis yang melaksanakan reses masa sidang I tahun 2018 di Kelurahan Pulai Anak Air, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS). Reses ini mendapat apresiasi dari warga masyarakat atas realisasi dari pokok pikiran tahun-tahun sebelumnya yang telah terlaksana di daerah Pulai Anak Air khususnya, MKS pada umumnya.
Apresiasi itu disampaikan oleh beberapa orang warga dalam reses yang dihadiri Camat MKS Emil Achir, Perwakilan dari SOPD terkait seperti Kabid Disparpora Mihandrik, Kabid Dinas Pertanian Ahmad Fauzi,Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud, Tokoh Masyarakat, Ketua LPM, RW, RT, Pemuda serta ratusan warga sekitar, diadakan di kawasan By-Pass Pulai Anak Air, pada Minggu (25/03).
Ketua LPM Kelurahan Pulai Anak Air Herman Bustami menyampaikan, melalui pokok pikiran dari Deddy Moeis yang telah diberikan untuk Kelurahan Pulai Anak Air pada masa tiga tahun terakhir memang telah dirasakan oleh warga masyarakat. Diantaranya bedah rumah, perbaikan beberapa buah Mushalla, pengecoran jalan, pembuatan drainase dan lain sebagainya, namun warga juga berharap kedepannya masih banyak bantuan yang diharapkan dari pokir-pokir anggota dewan itu.
“Untuk itu kami mengucapkan terimakasih bantuan yang diberikan kepada masyarakat dan melalui reses masa sidang I tahun 2018 Anggota DPRD Kota Bukittinggi ini, mari kita menyampaikan aspirasi, saran, masukan dan keinginan yang berhubungan dengan kepentingan umum dan kemajuan daerah kita ini secara langsung, sehingga nanti bisa ditampung dan diperjuangkan oleh wakil kita Deddy Moeis di DPRD untuk bisa direalisasikan pada tahun 2019,” ujar Herman Bustami.
Deddy Moeis dihadapan warganya menyebutkan, reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRD untuk menemui, menjemput, dan menampung aspirasi warga masyarakat di daerah pemilihannya, serta memperjuangkan di DPRD bersama pemerintah daerah untuk bisa direalisasikan melalui pokok-pokok pikiran untuk dilaksanakan pada tahun berikutnya.
Pada tahun 2018 ini, sebanyak Rp 700 juta anggaran yang berasal dari pokok pikiran Deddy Moeis ini, akan dibagikan untuk kelurahan-kelurahan yang ada di MKS sesuai dengan hasil reses tahun 2017 untuk berbagai jenis kegiatan.
“Selain untuk menjemput aspirasi, melalui reses ini akan semakin mempererat tali silaturahmi dan apa yang diinginkan masyarakat, bisa langsung disampaikan, sehingga aspirasi yang kami terima dari reses ini bisa dibawa kerapat gabungan di DPRD untuk selanjudnya disampaikan dan dibahas bersama Pemda,” ujar Dedy Moeis.
Dalam sesi tanya jawab, beberapa orang warga menyampaikan permasalahan dan kendala-kendala yang dihadapi saat ini, seperti sulitnya masuk sekolah negeri, bagaimana cara mendapatkan bea siswa bagi siswa yang tidak mampu, masih adanya warga yang butuh bedah rumah, pembuatan gerbang, gapoktan yang sangat membutuhkan alat penyabit padi dan mairiak padi.
Kemudian, lampu penerangan jalan banyak yang mati, masih ada mushalla yang perlu direhab, Kondisi Balairung sari yang tidak seindah dulu, dan perlunya dibangun pendopo yang multiguna untuk membangkitkan nilai seni budaya generasi muda dan untuk kegitan warga serta beberapa pertanyaan lainnya.
Selain reses siang itu, pada malam harinya warga masyarakat Kelurahan Pulai Anak Air juga akan disuguhkan hiburan dendang KIM dengan puluhan hadiah-hadiah menarik yang telah disediakan oleh sekretaris fraksi Gerindra DPRD Bukittinggi Deddy Moeis.
(Ophik)
