Maninjau, KABA12 — Bencana pohon tumbang terjadi di kawasan jalur Kelok 44, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (10/6) malam.

Peristiwa itu terjadi di Kelok 2, Jorong Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.
Akibatnya akses jalan dari Lubukbasung menuju Bukittinggi sempat tersendat akibat tertutup material pohon tumbang.
Wali Jorong Pasar Maninjau, Miswardi menyebutkan, bencana pohon tumbang terjadi di kawasan Kelok 2 sekitar pukul 23.45 WIB akibat cuaca ekstrim.
“Pohon tumbang terjadi akibat cuaca hujan disertai angin kencang yang melanda malam ini. Akses lalu lintas juga sempat tertutup karena material menutupi badan jalan,” kata Miswardi kepada KABA12, Minggu (11/6) dinihari.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah kendaraan sempat terjebak macet.
Selain itu, proses evakuasi pohon tumbang langsung ditangani oleh tim gabungan terdiri dari BPBD Agam, Kapolsek Tanjung Raya, wali jorong, pemadam kebakaran, pemerintah nagari, TKSK, dan KSB.
Ia menyebut, evakuasi material pohon tumbang yang menutup jalan itu menggunakan mesin chain shaw oleh tim gabungan.
“Akses jalan kembali lancar pada Minggu dini hari pukul 00.37 WIB setelah dilakukan pembersihan,” ujarnya.
Diketahui, kawasan jalur Kelok 44 merupakan salah satu lokasi rawan bencana di Kabupaten Agam saat cuaca ekstrem. Selain pohon tumbang, bencana longsor dan jalan amblas juga kerap terjadi di jalur ekstrem itu saat curah hujan tinggi.
(Bryan)
