Kaba Pemko Bukittinggi

Percepatan Kinerja, Pemko Bukittinggi Kebut Entry Data ke SIRUP

Konsinyering entry data SIRUP, P3DN, dan Timeschedule kegiatan pengadaan barang/jasa Kota Bukittinggi 2023. (Teks/foto : Harmen*/KABA12)

Bukittinggi, KABA12.com — Pemerintah Kota Bukittinggi Konsinyering entry data SIRUP, P3DN, dan Timeschedule kegiatan pengadaan barang atau jasa Kota Bukittinggi 2023. Kegiatan ini dibuka Wali Kota Bukittinggi diwakili Sekda, di Hotel Grand Zuri Premiere, Kota Padang, Senin (23/01).

Sekda Bukittinggi, Martias Wanto, menegaskan, konsinyering merupakan hal penting karena sifatnya mendesak. Dengan di-entry- kannya kegiatan ke dalam SIRUP lebih cepat, tentunya pekerjaan dapat segera dilaksanakan di awal awal tahun dan tidak menunggu di tengah tahun.

“SIRUP menjadi aplikasi untuk mengumumkan pengadaan barang dan jasa sebagai alat pemberitahuan kepada pihak yang berkompeten untuk melakukan pekerjaan. Selama ini, dari hasil evaluasi banyak kesalahan dan kekeliruan dalam entry SIRUP, sehingga berdampak pada percepatan pelaksanaan kegiatan. Untuk itu, kita bimbing dari awal, agar kendala tahun lalu, tidak terjadi lagi. Selama tiga hari ini, kita selesaikan entry data ke SIRUP hingga 100 persen,” ungkap Sekda.

Asisten 2 Setdako Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan, berangkat dari pengalaman tahun lalu, banyak KPA, PPTK dan admin SIRUP keteteran dalam perencanaan dan melaksanakan kegiatan. “Untuk itu, pada tahun 2023 ini, diberikan pemahaman dari awal, sehingga semua SKPD dapat meng-entry setiap kegiatan ke dalam SIRUP di bulan Januari ini. Ini kita percepat dari target 31 Maret, ke tanggal 25 Januari 2023 ini,” ungkapnya.

Kabag PBJ Setdako Bukittinggi, Erwin Eriyan Bangun, menjelaskan, konsinyering ini, dilaksanakan selama tiga hari, Senin (23/01) hingga Rabu (25/01). Kegiatan diikuti oleh 215 peserta dari 30 SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi.

“Peserta terdiri dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), PPTK dan admin SIRUP atau Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman lebih pada peserta, terkait substansi kegiatan,” ujarnya.

(Harmen/*)

To Top