Lubukbasung, kaba12.com — Cuaca ekstrem masih terus melanda wilayah kabupaten Agam. Kondisi cuaca yang kerap berubah dalam beberapa hari terakhir, dikuatirkan berpotensi memicu dampak bagi masyarakat terutama yang menjalankan aktivitas di luar ruang.
Pantauan kaba12.com, perubahan pola cuaca yang tak menentu, membuat berbagai aktivitas warga juga tersendat, termasuk banyak warga yang tengah menjalankan pesta pernikahan dan hajatan lain.
Sementara di kawasan Lubukbasung, dampak curah hujan tinggi beberapa waktu belakangan, masih berdampak terhadap ruas jalan utama kota, banyak titik yang terendam banjir, akibat meluapnya aliran irigasi yang tak kuat menampung beban, termasuk dampak tumpukan sampah yang dibuang seenaknya ke dalam bandar.
Sejauh ini, belum diperoleh laporan adanya musibah banjir besar atau longsor yang berdampak terhadap aktivitas warga. Hanya beberapa longsor berskala kecil di beberapa wilayah yang tidak berdampak terhadap kegiatan masyarakat.
Terkait kondisi tersebut, Asisten I Sekab.Agam Rahman,S,Ip,MM- menyaru masyarakat Agam untuk meningkatkan kewaspadaan menyikapi kondisi perubahan cuaca saat ini, pasalnya mayoritas wilayah daerah ini, yang terkenal rawan dan rentan terpicu bencana dikuatirkan berdampak terhadap masyarakat.
Rahman menyebutkan, masyarakat diharapkan bisa mengurangi aktivitas di luar rumah atau ruangan, termasuk di jalan-jalan yang selama ini dianggap rawan terpicu bencana terutama jika cuaca buruk, “ kewaspadaan dan kesiapsiagaan sangat penting, “ungkapnya.
Disisi lain, Rahman yang membawahi beberapa OPD Pemkab.Agam yang bertugas dalam penanganan kebencanaan untuk selalu waspada dan meningkatkan koordinasi dengan berbagai unsur terkait, mengingat kondisi cuaca saat ini yang dikuatirkan bisa berdampak terhadap masyarakat.
“ Prioritaskan perhatian dan pelayanan terhadap masyarakat, wasapda beberapa titik rawan yang selama ini menjadi pusat perhatian karena kerap terdampak bencana, “ ulasnya.
Di kabupaten Agam sendiri, mayoroitas wilayah merupakan kawasan rentan terdampak cuaca buruk, terutama Malalak, IV Koto, Palupuah, Palembayan, Ampek Nagari, Tanjung Raya, Matur, Lubukbasung, Tanjung Mutiara dan kecamatan lainnya.
HARMEN
