Bukittinggi, KABA12.com — Menyambut Bulan Ramadhan 1440 H, Korpri Bukittinggi kembali mengadakan Wirid Pengajian Rutin Bulanan, di Auditorium Perpusnas Bung Hatta Bukittinggi, pada Jumat (03/04).
Wirid dihadiri Walikota Bukittinggi, Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala SKPD dan segenap ASN di lingkungan Pemko Bukittinggi.
Wirid menghadirkan Ustadz Yasril Ramadian Tk Majo Kayo. Dalam tausiyahnya Ustadz Yasril Ramadian Tk Majo Kayo mengatakan, salah satu syarat ibadah diterima Allah SWT saat tidak ada lagi memiliki hubungan yang tidak baik dengan sesama.
“Jika kita punya hutang- hutang dosa karena hubungan tidak baik, maka ibadah manusia itu tidak akan sampai kepada Allah SWT. Tidak seorangpun manusia yang hidup diatas dunia ini, yang tidak pernah melakukan kesalahan dan dosa, karena manusia adalah makhluk yang lemah, yang sering melakukan kealfaan, tidak memikirkan bagaimana rahman dan rahim nya kehidupan kita. Banyak kita kotori ruh yang suci diciptakan Allah dengan perbuatan dosa,” jelasnya.
Tuanku Majo Kayo, melanjutkan, pada hakikatnya dosa didunia ini hanya dua yaitu dosa kepada Allah dan dosa kepada sesama makhluk ciptaan Allah.
“Perbedaannya, tatkala kita berdosa kepada Allah, tidak ada jalan lain untuk mensucikan diri mengharapkan ampunan kecuali melakukan taubat kepada Allah SWT. Allah ciptakan satu bulan untuk pembakaran dosa, bulan penuh kemulyaan, yaitu Ramadhan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dan memohon kepada Allah untuk mengampuni dosa-dosa kita. Maka Allah akan mengijabah doa dari hambanya. Tapi jika kita tidak mampu memanfaatkan bulan penuh berkah, maka cemas hatinya saat puasa itu datang,” ujanya.
Sedangkan dosa kedua, diantara sesama makhluk Allah. Walaupun kita meminta ampun kepada Allah, maka Allah tidak akan mengabulkannya.
“Bagaimana cara nya, yaitu dengan membuka pintu hati untuk saling memaafkan sesama manusia. Hubungan silaturahim yang harus dijaga pertama sekali adalah kepada Ayah Bunda kita. Karena redhanya Allah berada diredha orang tua kita. Selanjutnya baru menjaga hubungan silaturahim dengan tetangga, saudara, teman sekantor. Karena itu mari kita rebut apa yang Allah janjikan dalam bulan Ramadhan,” ungkapnya.
Sementara itu, Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, menyambut bulan Ramadhan, pemerintah kota Bukittinggi telah mempersiapkan segala sesuatunya.
Berkaitan dengan inflasi, kondisi bawang putih sedang naik harganya mencapai 48 ribu perkilo, Ramlan menginstruksikan Bulog untuk melakukan operasi pasar. Untuk kebutuhan yang lain, Walikota mengimbau kepada masyarakat jangan bersifat konsumtif.
“Kita semua perlu mengendalikan keinginan konsumtif pada bulan Ramadhan ini. Hal itu bertujuan untuk mencegah inflasi,” jelas Ramlan.
Satpol PP dan SK4 juga diinstruksikan untuk tidak mentolerir warung kelambu pada siang hari, namun pada sore hari dipersilahkan membuka dagangannya.
Wako melanjutkan, untuk Tim Ramadhan tahun ini tetap diadakan. Tim akan berjalan selama empat hari. Tahun ini pula ada bantuan honor guru yang akan dibawa tim Ramadhan. ASN pun diharapkan dapat meramaikan masjid baik siang hari maupun saat tarawih, sehingga masyarakat pun terpacu untuk beribadah ke mesjid.
Terakhir Walikota Bukittinggi kepada seluruh ASN Pemko Bukittinggi, memohon maaf atas segala kesalahan, kekhilafan selama menjalankan tugas, baik disengaja maupun tidak.
“Mohon maaf lahir dan bathin. Mari kita saling memaafkan dan kita jelang bulan ramadhan dengan penuh kegembiraan,” jelasnya.
(Ophik)
