Pemuda Dituntut Jaga Kelestarian Seni-Budaya

Lubukbasung,kaba12.com — Kaum muda dituntut untuk lebih mengkedepankan perhatian dan peran dalam menjaga serta ikut melestarikan seni budaya tradisi Minang yang dikuatirkan akan tergerus seiring kemajuan era tekhnologi informasi saat ini.

Peran pemuda sangat menentukan, untuk mengembangkan beragam potensi dan kekayaan budaya yang dimiliki kabupaten Agam, salah satunya ikut berlatih, mengembangkan bahkan mensosialisasikan potensi seni budaya yang ada di daerah masing-masing.

Harapan itu disampaikan anggota DPRD Agam H.Gema Syaputra,SH dan Nesi Harmita,ST, melalui Kasubag.Humas-Protokol Sekretariat DPRD Agam Hasneril, seiring semaraknya kegiatan peringatan Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2019 di berbagai nagari di kabupaten Agam yang digelar para pemuda dengan beragam acara.

H.Gema Syaputra mengaku sangat mengapresiasi aktivitas pemuda yang banyak mendorong berkembangnya kesenian tradisional, baik tambua tansa, tandai, tari piring dan jenis kesenian tradisi lain, “ hal itu penting untuk terus dikembangkan dan dilestarikan, karena itu bagian dari tanggungjawab kaum muda dalam menjaga seni budaya tradisi Minangkabau,”ulasnya.

Anggota fraksi PPP DPRD Agam itu, menyebut, beragam potensi seni-budaya yang dimiliki sangat diandalkan untuk mempromosikan beragam kekayaan dan keunggulan yang dimiliki kabupaten Agam, dan diharapkannya para pemuda bisa lebih berperan untuk mengembang -kan potensi yang dimiliki.

Hal serupa disampaikan Nesi Harmita,ST, anggota fraksi Gerindra DPRD Agam yang merespon positif, banyaknya bermunculan berbagai group kesenian seni tradisi Minang yang kini eksis memperlihatkan keunggulan dan keahliannya dalam berkesenian.

“ Kami berharap, dengan dukungan semua pihak, berbagai jenis kesenian yang kini berkembang di kabupaten Agam bisa terus dikembangkan. Kami di DPRD Agam memberi dukungan penuh untuk kemajuan masyarakat, “ ulas Nesi Harmita lagi.

HARMEN

0Shares