Pemko Rapatkan Barisan Maksimalkan Penerimaan PAD

Bukittinggi, KABA12.com — Pasca bergulirnya mutasi beberapa kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, Wakil Walikota Irwandi menggelar rapat evaluasi Penerimaan Asli Daerah (PAD) yang dihadiri oleh kepala OPD penerima di ruang rapat utama lantai III Balaikota Bukittinggi, Selasa (26/03).

Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi, menyampaikan, evaluasi PAD yang digelar setiap bulannya ini dilaksanakan untuk melihat sejauh mana capaian yang telah diperoleh oleh SKPD penghasil dan mencarikan jalan keluar apabila ada kendala.

Apalagi baru saja ada penggantian pada pimpinan OPD, kemudian sampai bulan Maret 2019 kontribusi PAD terhadap APBD masih rendah serta tidak mencapai target walaupun di beberapa SOPD, melebihi target.

“Tidak tercapainya realisasi ini sesuai target menurut saya ada tiga persoalan, pertama adalah di regulasi, ada ketidaksempurnaan aturan kita sehingga membuat keterbatasan kita untuk melakukan capaian. Kedua, tingkat kepatuhan wajib pajak dan retribusi yang masih lemah dan yang ketiga adalah motivasi ataupun kemauan dari aparat yang belum sesuai dengan harapan,” ujarnya.

Ditambahkan Irwandi, mengenai permasalahan ketiga, Walikota telah menurunkan kebijakan mendorong seluruh aparatur yang ada khususnya dibidang pendapatan dengan memberikan perhatian dalam bentuk TPP. Untuk itu ASN juga punya tanggungjawab bagaimana untuk merealisasikan dari target yang ditetapkan.

“Target yang dibebankan kepada OPD itu merupakan hasil uji petik. Kita tahu potensi, kemudian dilihat dari realisasi tahun anggaran, makanya dari sana kita tetapkan target sehingga tidak ada alasan bagi kita untuk tidak mencapai target, karena target itu dihitung bukan dari potensi maksimal,” sebutnya.

Target PAD menjadi harga mati. Untuk itu perlu disikapi bersama. Jika targetnya jelas, potensinya jelas tidak ada alasan untuk tidak dapat merealisasikan, tergantung bagaimana membangun sistem, mekanisme dan pengawasan terhadap sumber – sumber PAD.

Wawako menilai, sumber pendapatan utama Bukittinggi yang menjadi primadona adalah dari pasar, pariwisata dan parkir. Dengan penggantian pimpinan SOPD terkait, Wawako berharap realisasi PAD akan semakin meningkat dari target yang telah ditetapkan.

(Ophik)

0Shares