Lubukbasung, KABA12.com — Selama satu pekan terkhir, bagian kesejahteraan rakyat sekretariat daerah kabupaten Agam telah menyalurkan 90 persen bantuan atau dana insentif bagi Guru MDA/TPA dan Imam, Gharin masjid yang tersebar di 16 kecamatan kabupaten Agam. Bantuan uang transportasi tersebut merupakan program tahunan yang diberikan pemerintah setempat atas jasa yang telah dilakukan para guru pengajar, imam dan gharin disetiap masjid.
Kasubag Keagamaan Kesra Sekretariat Daerah Agam, Yosman mengatakan pada tahun 2017, bantuan dana insntif itu dberikan kepada 3.616 orang gur MDA/TPA, 96 orang imam dan 96 orang gharin masjid. Dimana masing-masingnya menerima Rp 1.000.000,- bagi guru MDA/TPA, Rp 1.000.000,- untuk imam dan Rp 1.200.000,- bagi gharin masjid.
“Penerima diperoleh berdasarkan data dari pihak kecamatan. Agar bantuan yang diberikan tepat sasaran Kesra membentuk empat tim yang turun langsung ke kecamatan untuk membagikan dana tersebut. Alhamdulillah lima hari berjalan sudah 90 persen bantuan diserahkan,” ujarnya.
Sementara untuk yang masih belum mengambil, dikatakan Yosman agar dapat mengambilnya langsung ke ruangan Kesra di komplek perkantoran bupati Lubukbasung pada 11 hingga 15 Desember 2017 mendatang, dengan membawa persyaratan KTP dan surat aktif mengajar di MDA/TPA yang diketahui nagari.
“JIka lewat dari tanggal tersebut, bantuan tidak diambil, kita akan mengembalikan sisa uang tersebut ke kas daerah,” sebutnya.
Sementara itu, Kabag Kesra Sekretariat Daerah Agam, Syatria mengatakan, pemberian bantuan transport ini diberikan sebagai apresiasi dari pemerintah atas jasa dan pengabdian yang dilakukan guru, imam dan gharin masjid. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Ini sebuah kebijakan dari pemerintah kabupaten Agam memberikan semacam dorongan, motivasi sekaligus apresiasi kepada guru MDA/TPA, imam dan gharin masjid. Ini akan diberikan rutin setiap tahunnya, kita berharap ini dapat membantu,” sebut Syatria.
(Jaswit)
