Maninjau,kaba12.com — Pemkab Agam bersama seluruh jajaran terkait akan berupaya maksimal menangani dampak pasca bencana banjir bandang di jorong Galapung, nagari Tanjung Sani, kecamatan Tanjung Raya.
Selain identivitas korban, tim gabungan penanggulangan pasca bencana memprioritaskan pembersihan sarana jalan, dan berbagai sarana yang terdampak termasuk rumah warga.
Selain mengoptimalkan 2 alat berat, pembersihan material lumpur yang memenuhi permukaan jalan, tempat ibadah dan rumah warga, juga menggunakan armada pemadam kebakaran dengan sistim penyemprotan, termasuk penanganan secara manual oleh personil gabungan yang diperkuat oleh berbagai lembaga.
Menurut Asisten I Sekab. Agam Rahman, sesuai instruksi bupati Agam, penanganan pasca bencana banjir bandang di Galapung harus cepat dan tepat, dimana diproyeksikan penanganan lanjutan Sabtu besok, diharapkan sudah bisa membuka akses jalan dari dua titik yang tertimbu longsor.
Selain itu, sebut Rahman, pembershan mesjid Istigfar Galapung, MDA dan rumah- rumah penduduk yang tertimbun lumpur, sementara yang kondisinya parah, akan dilakukan pembahasan lebih lanjut dan khusus.
” Kita berharap, dalam proses penanganan selama 15 hari masa tanggap darurat, pembersihan seluruh sarana yang terdampak bisa tuntas dan proses verfikasi data perkembangan penanganan akan terus berlanjut,” ulas Rahman.
Sementara secara terpisah, Kasatpol.PP-Damkar Agam Kurniawan Syahputra, menegaskan pembersihan material yang masih menutupi akses jalan akan diupayakan, ” kita upayakan akses jalan akan bisa dibuka besok,” tegasnya
Diyakinkan Kurniawan Syahputra, seluruh personil Satpol PP-Damkar Agam siap diterjunkan membantu BPBD Agam dalam upaya pembersihan material longsor yang menutupi akses jalan termasuk sarana lain dan rumah penduduk.
Dilain pihak, Kasatpol.PP-Damkar Agam itu mengingatkan seluruh relawan di lapangan untuk tetap waspada, karena kondisi di kawasan itu masih labil dan mengutamakan keselamatan saat menggelar operasi di lokasi bencana.
Penanganan pasca bencana banjir bandang Galapung dijadualkan akan berlanjut Sabtu pagi besok, tim gabungan akan fokus membersihkan areal jalan yang masih tertimbun material longsor.
(Jaswit)
