Pemkab.Agam Lounching Kurikulum Bahasa dan Sastra Minangkabau

Lubukbasung, KABA12 — Pemerintah Kabupaten Agam melaunching kurikulum muatan lokal bahasa dan sastra Minangkabau bagi satuan pendidikan TK, SD, dan SMP di daerah setempat, Kamis (21/12).

Peluncuran kurikulum tersebut digelar di Balairung Rumah Dinas Bupati di Padang Baru, Lubukbasung, dan dihadiri oleh bupati, kepala OPD terkait, kepala sekolah dan undangan lainnya.

Bupati Agam Dr.H.Andri Warman dalam sambutannya memberi apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam yang telah merumuskan kurikulum muatan lokal bahasa dan sastra Minangkabau.

Selain itu, pihaknya juga mendukung kurikulum muatan lokal tersebut, karena selaras dengan salah satu visi Pemkab Agam dalam mewujudkan Kabupaten Agam maju, masyarakat sejahtera, menuju Agam mandiri, berprestasi yang madani.

“Kurikulum ini sesuai dengan progam utama Pemkab Agam bidang pendidikan, yaitu beasiswa, adat istiadat, kurikulum merdeka, bahasa Inggris dan lainnya,” ungkapnya.

Lebih lanjut disebutkan, hal ini juga berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia dalam undang- undang Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dan didukung Permendikbud Nomor 79 tahun 2014, terkait bahan kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan lokal dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal.

“Program ini merupakan hal yang sangat luar biasa, karena ikut berpartisipasi menentukan masa depan Kabupaten Agam. Kami juga meminta agar sekolah- sekolah ikut menjadi bagian dalam membantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengimplementasikan kurikulum tersebut,” jelasnya.

Kepala Disdikbud Agam, Isra menambahkan, peluncuran kurikulum muatan lokal tersebut mengusung tema mengenal, memahami kearifan lokal untuk menguatkan karakter profil pelajar Pancasila.

Ia menyebut, sebanyak tujuh sekolah juga telah ditetapkan sebagai penyelenggara kurikulum tersebut pada semester II tahun ajaran 2023/2024.

Ketujuh sekolah tersebut, yakni TK Al Irsyad di Nagari IV Koto Kecamatan Ampek Koto, dan TK Negeri Pembina Nagari Lubuk Basung Kecamatan Lubuk Basung.

Kemudian SDN 13 Lima Suku di Nagari Sungai Pua Kecamatan Sungai Pua, SDN 05 Surabayo di Nagari Lubukbasung Kecamatan Lubukbasung, SMPN 3 Ampek Angkek di Nagari Batu Taba Kecamatan Ampek Angkek.

“Selanjutnya SMP Negeri 3 Lubukbasung dan SMP Negeri 1 Tanjung Raya di Nagari Maninjau Kecamatan Tanjung Raya,” katanya.

Pihaknya juga akan melakukan penyempurnaan jika ditemukan kekurangan dalam kurikulum muatan lokal tersebut untuk diterapkan pada tahun ajaran 2024/2025.

(Bryan)

0Shares