Pemkab Agam Goro Massal Bersihkan Eceng Gondok di Danau Maninjau

Koto Kaciak, KABA12 — Pemerintah Kabupaten Agam kembali melakukan gotong royong membersihkan sampah dan eceng gondok di kawasan Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu (6/9).

Kegiatan gotong royong pembersihan pinggiran danau kali ini dipusatkan di Tapian Aweh, Jorong Pasar Raba’a, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya.

Pembersihan tepian danau tersebut melibatkan petugas gabungan antar instansi terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, Satpol-Damkar, Dinas Perhubungan, Dinas PUTR, DKPP, pemerintah nagari, petani KJA, dan masyarakat sekitar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam, Arief Restu menyebutkan, aksi gotong royong yang dilakukan oleh jajaran Pemkab Agam merupakan salah satu upaya dalam mendukung program penyelamatan Danau Maninjau.

Seperti diketahui kondisi danau saat ini mengalami pencemaran berat, dan salah satu penyumbang pencemarannya berasal dari pendangkalan di muara sungai dan eceng gondok.

“Kegiatan pembersihan eceng gondok di Danau Maninjau sudah masuk dalam program Pemkab Agam dan sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah titik lokasi yang banyak pertumbuhan eceng gondok,” kata Arief Restu kepada KABA12, Rabu.

Ia mengatakan, aksi pembersihan pinggiran danau tersebut akan terus berlanjut dilaksanakan di beberapa nagari seperti di Koto Malintang, Koto Gadang VI Koto, Koto Kaciak, Duo Koto, Bayua, dan Maninjau.

“Kita mencoba menggerakkan program ini tidak hanya di tingkat OPD Pemkab saja, tetapi juga digerakkan di tingkat nagari sebagai bentuk rasa tanggung jawab dalam mendukung penyelamatan Danau Maninjau,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya pembersihan danau secara massal ini diharapkan dapat mengurangi beban pencemaran Danau Maninjau. Apalagi, pencemaran danau tidak hanya berasal dari endapan sisa pakan ikan KJA, tetapi juga dari pendangkalan akibat sedimentasi dan pesatnya pertumbuhan eceng gondok.

“Mudah-mudahan dengan gotong royong yang dilakukan hari ini bisa mengurangi beban pencemaran di Danau Maninjau sehingga kelestariannya tetap terjaga,” jelasnya.

Dalam kegiatan itu, Dinas Lingkungan Hidup juga menurunkan truk sampah untuk mengangkut eceng gondok dari Tapian Aweh ke tempat pembuangan akhir.

(Bryan)

0Shares