Lubukbasung, kaba12.com — Sesuai instruksi Bupati Agam Dr.H.Indra Catri, yang meminta tim dokter Dinas Kesehatan Agam dan RSUD Lubukbasung untuk memantau kondisi Alfajri Maulana,(14) yang menderita penyakit kanker tulang osteosarcoma itu, ditindaklanjuti Senin,(9/3).
Hasil koordinasi Asisten I Sekab.Agam Rahman, sesuai permintaan bupati Agam, yang meminta Alfajri Maulana, diawasi khusus secara rutin, minimal 3 hari sekali termasuk jaminan ketersediaan tabung oksigen untuk penderita kanker tulang osteosarcoma tersebut.

Selain itu, Pemkab.Agam juga menyiapkan tim dokter khusus yang akan memantau kondisi Aji yang terdiri dari 3 orang dokter ahli, masing-masing ahli kanker, ahli penyakit dalam dan dokter anak.
RSUD Lubukbasung juga siap menampung perawatan Alfajri Maulana, jika ingin dirawat di rumah sakit, yang akan diawasi khusus.
Menurut Rahman, Asisten I Sekab.Agam, sesuai pesan bupati Agam saat meninjau kondisi Alfajri Maulana di kediamannya Minggu,(9/3), Pemkab.Agam berupaya memberi dukungan untuk proses penanganan penderita kanker tulang yang kondisinya makin memprihatinkan tersebut.
Dijelaskan, hal itu langsung dibahas bersama jajaran Dinkes Agam dan RSUD Lubukbasung yang sudah menyiapkan berbagai langkah untuk membantu penanganan medis.
” Selain dukungan tabung oksigen untuk membantu pernapasan Aji, juga akan dilakukan pemeriksaan rutin minimal sekali dalam 3 hari oleh tim dokter Puskesmas Lubukbasung,” ulasnya.
Pemkab.Agam, sebut Rahman mengapresiasi dukungan dan perhatian banyak kalangan, terutama dalam meringankan beban Aji dan keluarga dalam menghadapi musibah tersebut,” kami optimis, langkah-langkah penanganan dan dukungan bersama, akan bisa membantu pemulihan kondisi Aji. Kita juga akan memantau secara langsung,” ulas Rahman.
Sementara kondisi tubuh Alfajri Maulana, yang akrab dipanggil Aji itu, semakin kurus karena tidak ada asupan makanan yang bisa masuk ke tubuhnya, dan untuk menopang aktivitasnya, Aji hanya bisa mengkonsumsi susu dan memasang alat bantu pernapasan dengan tabung oksigen yang harus tersebut, karena serangan kanker ganas itu sudah menjalar ke paru-parunya.
Sementara untuk kasus yang dialami Reyhan, saat ini masih dalam proses observasi dan pengobatan, dimana secara medis sudah diketahui jenis penyakit yang diderita sang anak, yang membutuhkan pengawasan dan therapi khusus untuk memulihkan kondisi infeksi otak yang dialami pasca pembengkakan gusi yang dideritanya.

” Dua kasus kesehatan yang terjadi di Pincuran Tujuah, Lubukbasung itu, dalam pengawasan tim dokter Pemkab.Agam, ” sebut Rahman.
Sebelumnya, Minggu,(8/3) bupati Agam Indracatri yang mendatangi kediaman kedua anak tersebut, prihatin dan sedih menyaksikan kondisi Aji dan Reyhan yang hanya bisa terbaring lemah saat sakit yang dideritanya.
HARMEN
