Lubukbasung, kaba12.com — Pemerintah Nagari Lubukbasung bereaksi keras menyusul mencuatnya keresahan masyarakat terkait dengan aktivitas kafe-kafe yang tidak mentaati ketentuan yang digariskan, terutama buka sampai larut malam dan mengabaikan lingkungan.
Bahkan, jajaran pemerintah nagari Lubukbasung bersepakat untuk tidak memberikan rekomendasi bagi kafe-kafe yang tidak mentaati ketentuan dan meminta aparat Satpol PP Agam menutup kafe yang tidak memiliki izin resmi.

Selain itu, pemerintah nagari Lubukbasung meminta Pemkab.Agam melalui Satpol PP Agam untuk bersikap tegas menutup kegiatan kafe yang mengabaikan ketentuan protokol kesehatan, termasuk yang buka sampai larut malam sehingga keresahan masyarakat.
Hal itu ditegaskan Walinagari Lubukbasung Dharma Ira Putra Dt.Batuah didampingi Walijorong IV Surabayo Rino Syamna Putra menyikapi hasil pertemuan khusus dengan pemilik kafe Padang Baru, Lubukbasung yang dinyatakan ditutup menyusul reaksi masyarakat pekan lalu.
Ditegaskan Dharma Ira Putra, pihaknya mengamini kemajuan kota Lubukbasung akan berdampak terhadap semakin tingginya aktivitas masyarakat. Namun sejak awal pihaknya sudah mewanti-wanti kegiatan ekonomi sosial di wilayah Lubukbasung untuk tetap mengedepankan kaidah dan etika yang berlaku dalam nagari, serta mentaati ketentuan hukum yang berlaku.
“ Kami tidak akan memberi rekomendasi bagi kafe-kafe yang selama ini mengabaikan ketentuan tersebut, bahkan saat ini sudah ada beberapa kafe yang sudah masuk dalam catatan, “ tegasnya.

Dharma Ira Putra juga berharap, peran masyarakat dalam mengawasi kegiatan yang menyalahi ketentuan dan kaidah yang berlaku dalam adat dan agama harus lebih ditingkatkan kedepan, karena perkembangan dan kemajuan harus diperkokoh dengan mental agama dan adat yang kokoh, “ jangan sampai lapuk dimakan kemajuan zaman, “ tegas walinagari Lubukbasung yang juga tokoh ninik mamak itu.
Hal senada dikatakan Rino Syamna Putra, Walijorong IV Surabayo yang mengaku kerap mendapat laporan masyarakat yang resah akan aktivitas kafe-kafe yang enggan mentaati ketentuan, baik buka sampai malam,bunyi dentuman music yang mengabaikan lingkungan,” kita berharap, hal itu menjadi catatan khusus, “ jelasnya.
Disebutkan, pihaknya sudah bersepakat bersama jajaran pemerintah nagari, bhabinkamtibmas, bhabinsa, para ketua pemuda untuk mengevaluasi kegiatan kafe dan hiburan malam hari di wilayah kerjanya,terutama untuk membangun rasa aman dan nyaman masyarakat.
HARMEN