Pembangunan Gedung Puskesri Sungai Batang Capai 75 Persen

Sungai Batang, kaba12.com — Progres pembangunan gedung Pusat Kesehatan Nagari (Puskesri) Sungai Batang saat ini sudah mencapai 75 persen. Gedung yang berlokasi di Jorong Labuah, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam diperkirakan rampung pada bulan Desember 2020.

Walinagari Sungai Batang Jhon Hendra menyebutkan, pembangunan gedung Puskesri di atas tanah wakaf milik Drs. H. Mawardi Rasul Dt Rajo Endah dan Drs. Hj. Safnie Kahar ini menggunakan anggaran dana desa sebesar Rp 325 juta. Dimana pembangunan Puskesri ini ditargetkan selesai dalam waktu 6 bulan pengerjaan.

“Saat ini pembangunan sudah mencapai 75 persen. Namun yang tinggal pengerjaannya adalah rabat keliling, pengacian, pemasangan keramik, plafon, dan pengecatan. Insyaallah bulan Desember sudah rampung,” kata Jhon Hendra didampingi Anggota Tim Pengelola Kegiatan, Warman kepada kaba12.com, Rabu (14/10).

Ia mengutarakan, setelah Pemerintah Nagari menerima surat tanah wakaf, pihaknya langsung berkoordinasi dengan masyarakat untuk mengambil keputusan dalam pembangunan Puskesri ini. Kemudian hasil keputusan dituangkan ke dalam Musrenbang dan Musyawarah Nagari untuk proses lebih lanjut.

Dalam pembangunan Puskesri, ulas Jhon Hendra, pihaknya juga membentuk sebuah Tim Pengelola Kegiatan (TPK) yang di ketuai oleh Wali Jorong Labuah dengan tujuan untuk pelaporan selama proses pengerjaan. Sementara konsultan dalam pembangunan ini langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten Agam.

“Pengerjaannya dimulai sejak bulan Juli lalu. Untuk pekerjanya diutamakan adalah masyarakat Nagari Sungai Batang sendiri,” ujarnya.

Disebutkan, beroperasinya gedung Puskesri ini ditargetkan pada awal tahun 2021 mendatang. Dimana pihaknya sudah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam untuk pengadaan alat dan tenaga kesehatan. “Jadi, untuk peralatan dan bidan, Dinas Kesehatan yang menyediakan,” tambahnya.

Sementara itu Wali Jorong Labuah Elbama Dt Pamuncak menambahkan, selama pengerjaan pembangunan gedung Puskesri ini tidak ada kendala yang terjadi di lapangan. Akan tetapi untuk mempercepat proses pembangunan, pihaknya juga mengupayakan peran serta masyarakat secara swadaya. Dimana setiap hari Jum’at masyarakat setempat melakukan gotong royong agar pengerjaan Puskesri secepatnya rampung.

“Ini sangat membantu sekali. Walaupun tanpa dibayar, mereka sangat antusias membangun gedung ini dengan gotong royong,” tambahnya.

Ia mengatakan, Jorong Labuah adalah salah satu Jorong terluas dan penduduk terbanyak di Nagari Sungai Batang. Oleh karena itu, pembangunan Puskesri ini sangat membantu sekali dalam melayani kesehatan masyarakat.

“Mudah-mudahan secepatnya rampung. Sehingga dengan demikian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kepentingan kesehatannya masing-masing,” jelas Elbama yang juga Ketua TPK Jorong Labuah itu.

(Bryan)

0Shares