Kaba Terkini

Pandemi Covid-19, Kunjungan ke Museum Adityawarman Turun 75 Persen

Padang, KABA12.com — Kunjungan wisatawan ke Museum Adityawarman, Kota Padang mengalami penurunan yang cukup drastis dalam masa pandemi Covid-19. Tercatat, jumlah penurunan pengunjung ke museum ternama di Sumatera Barat itu mencapai angka 75 persen.

“Ya, selama pandemi Covid-19 jumlah pengunjung ke Museum Adityawarman turun secara drastis. Apalagi sejak masuknya varian Delta dan Omicron, penurunan jumlah kunjungan hampir mencapai 75 persen,” kata Kasi Pelayanan dan Edukasi UPT Museum Adityawarman, Vandrowis kepada wartawan di Padang, Jum’at (4/3).

Ia mengatakan, sebelum pandemi Covid-19 melanda, jumlah kunjungan ke museum tersebut berada diangka rata-rata sekitar 19 ribu orang.

“Tahun 2019 sebelum pandemi, kunjungan kita hampir 19 ribu pengunjung. Tapi kondisinya sekarang turun drastis,” ungkapnya.

Vandrowis menambahkan, selama pandemi Covid-19 pihak pengelola museum menerapkan aturan protokol kesehatan terhadap wisatawan yang berkunjung, seperti wajib memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

“Untuk antisipasi penyebaran Covid-19 tetap kita lakukan mulai dari memberikan masker kepada pengunjung, wajib cuci tangan, dan jaga jarak. Jadi protokol kesehatan kita laksanakan dengan ketat,” jelasnya.

Lebih lanjut disebutkan, pada masa pandemi, pihak museum sendiri juga berinovasi dalam menambah pengetahuan masyarakat di bidang sejarah kebudayaan. Misalnya membuka layanan secara online melalui website museum.

Dalam website tersebut, lanjutnya, ditampilkan ribuan koleksi sejarah kebudayaan Minangkabau.

“Selain di website, kita juga posting di sosial media seperti Facebook dan Instagram terkait koleksi- koleksi yang ada di museum,” ujarnya.

Disamping itu, pihak museum juga meminta keterlibatan media massa dalam mengekspos kegiatan yang digelar di Museum Adityawarman.

“Harapannya, media juga dapat berperan menginformasikan event kegiatan yang digelar di museum. Sebab, media sangat berpengaruh sekali untuk peningkatan jumlah pengunjung,” jelasnya.

(Bryan)

To Top