Pagadih Terima 30 Paket Bantuan Bedah Rumah 2018

Palupuah, kaba12.com — Nagari Pagadih, kecamatan Palupuah, tahun ini menerima 30 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang lebih dikenal dengan bedah rumah untuk 30 Kepala Keluarga (KK) kurang mampu.

Walinagari Pagadih Aliwar kepada kaba12.com, Minggu, (22/7), menjelaskan, program tersebut akan direalisasikan tahun ini.
“Saya belum tahu kapan jadwal tepatnya, karena saat ini tim fasilitator sedang verifikasi data masyarakat penerima bantuan tersbut ,” ujarnya.

Ditambahkan, untuk tahun 2019 mendatang, pemerintah nagari Pagadih akan mengajukan 300 unit rumah BSPS kepada Pemprov Sumatera Barat dan Kementerian PU-PR, dan saat ini pihaknya bersama tim fasilitator tengah menyusun proposal.

“Mudah- mudahan bisa terealisasi sehingga jumlah rumah warga yang tidak layak huni di Nagari Pagadih dari tahun ke tahun bisa berkurang,” harapnya.

Dijelaskan, besaran bantuan BSPS ini sebesar Rp. 15 juta r/ penerima dengan rincian Rp. 12.500.000 untuk membeli bahan dan Rp. 2.500.000 untuk upah tukang dan tidak tertutup kemungkinan akan ditambah swadaya masyarakat, agar penerima bantuan dapat segera menempati rumahnya.

Sementara Zulkardi Arianto, tim fasilitator mengatakan program BSPS berjalan sesuai perencanaan dan target.

Ditargetkan, penerima bantuan perumahan tersebut bisa tepat sasaran, sehingga dengan program BSPS ini masyarakat dapat terbantu, khususnya bisa bermukim di rumah yang layak huni.

Khusus bagi penerima BSPS ini harus melampirkan surat permohonan kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) rumah swadaya wilayah 1 satuan kerja penyediaan rumah swadaya, foto copy KTP, foto copy KK, surat pernyataan penghasilan, membuat surat pernyataan penguasaan fisik bidang tanah, surat pernyataan hibah lahan, surat pernyataan mengikuti program BSPS, rencana anggaran biaya (RAB) BSPS.

” Diharapkan, ditahun 2019 mendatang, Nagari Pagadih ini khususnya, tidak ada lagi rumah tidak layak huni, “ulas Zulkardi Arianto lagi.

(Ardi)

0Shares