Lubukbasung,kaba12 — Nesi Harminta ,ST bersama pengurus baru Kaukus Perempuan Politik Indonesia ( KPPI ) Kabupaten Agam secara resmi dikukuhkan oleh Ketua DPD KPPI Sumbar Dra.Armiati di aula utama Kantor Bupati Agam, Padang Baru, Lubukbasung, Senin, (21/7).
Moment bersejarah dalam mendorong peran kaum perempuan Kabupaten Agam dalam kancah politik itu, berlangsung semarak, apalagi pelantikan yang dihadiri Wakil Bupati Agam M.Iqbal, Ketua TP.PKK Agam Ny.Meri Beni Warlis dan Ny. Maya M.Iqbal serta para tokoh perempuan Kabupaten Agam, yang memberi warna tersendiri eksistensi KPPI Agam.
Pengurus DPC KPPI Agam periode 2024-2029 yang dipimpin Nesi Harmita,ST, politisi senior anggota DPRD Agam dua periode dari Partai Gerindra mewakili masyarakat di Dapil I ( Lubukbasung-Tanjung Mutiara), diperkuat Fatmiarti,S,Sos, sebagai Sekretaris yang merupakan politisi Partai Amanat Nasional, bersama para tokoh politik perempuan yang selama ini sudah memberi warna beragam aktivitas sosial dan politik di daerah ini.

Kepada kaba12, Nesi Harmita dan Fatmiarti,menyebut eksistensi dan keberadaan KPPI Agam, sudah dikukuhkan secara nasional tahun 2000 lalu,dijawab lugas oleh para tokoh perempuan Kabupaten Agam, terutama peran dan aktivitas dalam dunia politik, karena basis utama KPPI adalah para perempuan yang berasal dari berbagai partai politik.
Dijelaskan, KPPI hadir dalam upaya mendorong partisipasi perempuan dalam politik termasuk berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan lain untuk masyarakat, yang keberadaannya tidak hanya di Sumatera Barat, bahkan secara nasional semakin mendapat tempat, terutama dalam menghadirkan sosok perempuan di panggung politik.
Di Kabupaten Agam sendiri, KPPI Agam mulai eksis tahun 2009, yang makin menunjukkan eksistensinya dalam berbagai hal. terakhir ke pengurus DPC KPPI Agam, dilantik Bupati Agam Dr.Indracatri Dt.Malako nan Putiah,dengan komposisi kepengurusannya Nilawati dari politisi perempuan dari PAN, Sekretaris Fatmiarti dari PAN dan Bendahara Gusmarianti dari Partai Nasdem.

Dalam perjalanannya berbagai kegiatan digelar KPPI Agam yang bekerjasama dengan Dinas Dalduk,KB,PP-PA Agam, hingga tahun 2022 sampai Nilawati mengundurkan diri sebagai ketua KPPI Agam karena factor usia.
Komposisi kepengurusan KPPI Agam dilanjutkan dibawah kepemimpinan Nesi Harmita, yang terpilih secara aklamasi sebagai ketua, yang diperkuat oleh Sekretaris Farmiarti sebagai Sekretaris dan Gusmarianti sebagai Bendahara.
Peran KPPI Agam sendiri beberapa tahun belakangan semakin menonjol, dibuktikan dengan jalinan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk menjalankan pelatihan dan sosialisasi yang focus pada peran perempuan dan politik,pelatihan penyetaraan gender, pelatihan keterampilan, melakukan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba, pelatihan peningkatan ekonomi bagi wanita usia produktif, termasuk penyuluhan terkait isu-isu kekerasan terhadap perempuan dan anak.


“Kami hadir sebagai bagian tak terpisahkan dalam masyarakat. Banyak aspek yang telah dilakukan, yang sasaran intinya mendorong eksistensi kaum perempuan dalam beragam kegiatan, tidak hanya politik, tapi juga mengawal isu-isu yang berkaitan dengan eksistensi kaum perempuan dan perlindungan anak, “tegas Nesi Harmita lagi.
Sementara menurut Fatmiarti, Sekretaris KPPI Agam meyakinkan, sesuai program dan komitmen bersama seluruh pengurus dan anggota, KPPI Agam kedepan berupaya akan semakin aktif dengan menyentuh beragam aspek, apalagi dukungan dan motivasi dari berbagai unsur termasuk dari kalangan pemerintah dan DPRD Agam, semakin tinggi, “kami optimis, KPPI Agam akan hadir memberi warna lebih bagi kemajuan daerah, “tegasnya serius.
(HARMEN)
