Baso, kaba12.com — Hingga Minggu,(17/3) malam, mayoritas posko check point lintas batas kabupaten Agam di wilayah Timur, masih bekerja ekstra maksimal dalam mengawasi dan memantau pendatang yang jumlahnya semakin tinggi.
Informasi yang diperoleh kaba12.com, tingginya jumlah arus kendaraan yang masuk ke kabupaten Agam, diduga merupakan perantau Pekanbaru dan dari beberapa propinsi lain di pulau Sumatera yang pulang kampung.
Seperti disebutkan beberapa petugas posko check point lintas batas kepada kaba12.com Minggu,(17/5), menyebutkan, arus kendaran yang masuk dan melintas ke wilayah Agam intensitasnya, sehingga membuat petugas harus bekerja ekstra melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tubuh dan mendata para pendatang.
Posko check point lintas batas yang mengalami kesibukan ekstra Minggu malam, bahkan sampai Senin dini hari, terutama di posko Padang Tarok, Baso, batas kabupaten Agam dengan kabupaten 50 Kota, termasuk di Batagak, Sungai Pua. Sementara posko lain arus kendaraan relative sepi.
Menurut Asisten I Sekab.Agam Rahman, S,Ip,MM, sesuai laporan di lapangan, tingginya intensitas kendaraan di posko chek point Padang Tarok, Baso, akibat tingginya arus masuk kendaraan ke Sumbar dari Riau dan Sumut.

“ Kita sudah ingatkan personil lapangan untuk memaksimalkan pengawasan dalam menerapkan protokol penanganan covid-19. Sesuai SOP, jika pendatang tidak mematuhi aturan PSBB,kendaran harus putar balik, termasuk yang tidak memakai masker, “ sebut Rahman.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan seluruh personil untuk mewaspadai berbagai potensi penyebaran covid-19, dengan memakai APD lengkap saat memeriksa para pendatang, kita wanti-wanti hal itu, seluruh petugas harus waspada, “ tegas Asisten I Sekab.Agam itu lagi.
HARMEN
