Kaba Terkini

Menteri Sandiaga Uno Inginkan Penataan Danau Maninjau Seperti Danau Toba

Sungaibatang, kaba12.com — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Perakraf) Sandiaga Salahuddin Uno, menginginkan penataan kawasan wisata Danau Maninjau harus seperti dengan Danau Toba di Sumatera Utara.

Hal itu diungkapkan Sandiaga saat melakukan kunjungan ke Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Jumat (27/8).

Ia menyebut, pihaknya juga mendapat tugas dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), untuk ikut serta menata kawasan wisata Danau Maninjau seperti Danau Toba.

Menurutnya, dalam proses penataan itu harus tetap mengutamakan kearifan lokal.

“Berangkat dari pengalaman menata Danau Toba, dalam penataan Danau Maninjau kita harus mengutamakan kearifan lokal dengan cara melibatkan seluruh tokoh yang ada. Misalnya tokoh daerah, tokoh agama, pelaku UMKM, dan lainnya, dalam rangka mewujudkan program yang berpihak, dan berkeadilan kepada masyarakat,” kata Sandi kepada wartawan, Jumat.

Menurutnya lagi, penataan itu nantinya diharapkan dapat membawa suatu keberkahan, terutama dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Maninjau.

“Jadi kami melakukan pendekatan secara kearifan lokal dalam upaya penataan ini. Sebab, tercemarnya Danau Maninjau ini sudah cukup memprihatinkan, karena terlalu over fishing (jumlah KJA) nya lebih dari lima atau enam kali lipat dari kapasitas. Tentu ini kita diskusikan dulu bersama masyarakat, dan mudah-mudahan bisa menemukan solusi terbaik,” ujarnya.

Ia mengakui, sektor pariwisata dan UMKM adalah sektor yang paling banyak menyumbangkan lapangan pekerjaan yaitu sebanyak 34 juta. Menurutnya, bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Danau Maninjau akan mendorong perekonomian masyarakat sekitar. Sehingga nantinya akan ada realokasi lapangan kerja yang lebih berkualitas untuk masyarakat.

“Tentunya kita harapkan taraf kehidupan mereka akan meningkat juga melalui program-program pariwisata yang berkeadilan. Karena kita menginginkan program ini dapat tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” jelasnya.

Disamping itu, pihaknya juga akan mengajak para duta besar Indonesia di kawasan ASEAN untuk melakukan konferensi tingkat tinggi (KTT) di kawasan Danau Maninjau.

“Sebentar lagi saya akan menyapa duta besar di kawasan ASEAN, sekaligus mengajak mereka untuk ber-KTT di Maninjau ini,” ujarnya.

Kunjungannya ke kampung kelahiran ulama Buya Hamka itu adalah dalam rangka peninjauan langsung desa wisata Sungai Batang yang lolos nominasi 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2021.

Dalam kesempatan itu, Menteri Sandiaga Uno juga menandatangani prasasti penghargaan ADWI 2021 untuk desa wisata Sungai Batang. Selain itu, ia juga memberikan piagam penghargaan, dan bantuan akses internet selama 1 tahun.

(Bryan)

To Top