Lubukbasung, kaba12.com — Untuk membantu masyarakat yang terdampak penanganan penyebaran covid-19 di RK Bulaan, para pemuda yang menggarap program kepedulian dengan membangun “lumbuang bareh” Bulaan, Nagari Persiapan Kandih Siguhung, Lubukbasung berhasil mengelola 1,5 ton beras yang berasal dari sumbangan berbagai pihak, termasuk kalangan perantau.
Dari total beras 1,5 ton yang masuk ke lumbuang, sudah dibagikan sebanyak 1.111 kg untuk warga yang terdampak, dan saat ini masih ada cadangan 389 kg, yang akan segera dibagikan untuk masyarakat yang membutuhkan dan bisa segera menjemput ke lumbuang bareh Bulaan.
Dalam laporannya, Erianto, inisiator lumbuang bareh Bulaan, kepada kaba12.com menyebutkan, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan distribusi lanjutan untuk membantu warga yang membutuhkan beras dan bentuk dukungan lainnya.
Dijelaskan Erianto, sebegai bentuk pertanggungjawaban terhadap public, pihaknya sengaja merilis laporan kegiatan yang sudah dilakukan masyarakat Bulaan melalui kaba12.com, dimana selain beras 1,5 ton, juga tim siaga covid-19 Bulaan, sudah mentransper dana sebanyak Rp.1.440.000 untuk warga yang terdampak covid-19.
“ Saat ini, ada sisa dana Rp.1.540.000 sebagai cadangan untuk dunsanak di rantau yang membutuhkan dukungan dari kampuang, “ sebut Erianto.
Terkait dengan bantuak yang sudah didistribusikan tersebut, dijelaskan Erianto, pihaknya sudah menyerahkan pada warga disabilitas sebanyak 5 orang, kepala keluarga yang menderita sakit menahu sebanyak 5 KK, untuk anak yatim-piatu sebanyak 11 KK, masyarakat kurang mampu sebanyak 34 KK, keluarga kurang mampu di rantau sebanyak 6 KK (via transfer), dan untuk warga kategori janda, duda dan usia lanjut sebanyak 60 KK.
“ Program bantuan yang kami lakukan akan terus berlanjut sampai batas waktu yang tidak ditentukan, karena program lumbuang bareh Bulaan, merupakan bagian dari kepedulian dan silaturrahmi antar sesama warga, “ ulas Erianto lagi.
HARMEN
